NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- Suasana siang di Desa Sujau, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, tampak berbeda dari biasanya pada Senin (23/02/26). Deru baling-baling helikopter yang mendarat di Helipad PT Bulungan Hijau Perkasa (BHP) menandai kedatangan Agus Subiyanto.
Orang nomor satu di tubuh TNI itu tiba bersama rombongan dan disambut langsung Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta perwakilan perusahaan.
Penyambutan berlangsung hangat dan penuh penghormatan. Kehadiran Panglima TNI dinilai menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan negara dalam menjaga wilayah perbatasan.
Sejumlah pejabat tinggi TNI turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, di antaranya Asisten Operasi Panglima TNI Letjen TNI Bobby R. Makmum, Dankodiklat TNI Letjen TNI M. Naudi Nurdika, Kabalog TNI Mayjen TNI Lin Nofrianto, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, serta Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Mohammad Syahroni.
Dari unsur daerah, hadir pula Komandan Lanal Nunukan Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik, jajaran TNI-Polri wilayah Nunukan, Camat Sebuku, serta perwakilan manajemen PT Bulungan Hijau Perkasa dan PT KHL Group.
Kunjungan kerja Panglima TNI ke Kecamatan Sebuku bertujuan meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi area latihan militer gabungan. Peninjauan ini merupakan bagian dari langkah strategis TNI dalam memperkuat kesiapsiagaan prajurit sekaligus memastikan kesiapan fasilitas latihan yang representatif, khususnya di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Nunukan.
Setelah melakukan transit singkat, Panglima TNI dan rombongan melanjutkan peninjauan udara menuju area yang direncanakan sebagai markas komando latihan.
Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus momentum penting bagi daerah. Menurutnya, kehadiran Panglima TNI menunjukkan perhatian nyata pemerintah pusat terhadap wilayah perbatasan yang memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan negara.
“Kehadiran Panglima TNI di Kabupaten Nunukan menjadi bentuk perhatian dan kepercayaan terhadap daerah perbatasan. Ini bukan hanya soal pertahanan, tetapi juga membuka peluang bagi penguatan peran strategis wilayah kita dalam mendukung kepentingan nasional,” ujar Hermanus.
Usai rangkaian peninjauan, Panglima TNI beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju Tarakan. Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi Kabupaten Nunukan sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.
(mar/man/tus/prokompim)








