NUNUKAN, Kaltaraaktual.com–
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah resmi menetapkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Drs H Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum-Dr Yansen Tipa Padan, M.Si sebagai pasangan terpilih Gubernur-Wakil Gubernur Provinsi Kaltara. Rapat pleno penetapan Cagub-Cawagub Kaltara terpilih berlangsung di Hotel Pangeran Khar Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Pasca ditetap KPU Pansangan yang dikenal dengan jargon ZIYAP ini berkomitmen membangun Kaltara menjadi lebih baik melalui konsep besar “Kaltara Rumah Kita”.
“Saya dan pak Yansen mengucapkan banyak terima kasih kepada penyelengara KPU dan Bawaslu yang telah bekerja maksimal dan seluruh masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Gubernur Kaltara terpilih, Zainal Arifin Paliwang kepada pewarta. (21/01/2021).
Zainal juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih untuk seluruh masyarakat Kaltara yang sudah memberikan kepercayaan dan amanah kepada keduanya untuk membangun Kaltara menjadi lebih baik. Begitu pula kepada partai-partai pengusung dan pendukung yang sudah bekerja keras sejak awal hingga ditetapkan menjadi pemenang Cagub-Cawagub Kaltara.
Disinggung soal pelantikannya, Zainal menuturkan bahwa tidak ada persiapan wah/khusus, karena ia dan pak Yansen hanya mengikuti prosedur yang berlaku yang nantinya diatur oleh pemerintah.
Sementara itu, di waktu yang sama wagub terpilih Yansen TP yang masih (Bupati Malinau) ini mengatakan, berlangsungnya pelaksanaan Pilgub Kaltara 2020 yang aman dan lancar menandakan masyarakat sudah bisa bersikap dewasa untuk menjalankan demokrasi.
“Kita tau, Provinsi Kaltara masih muda tapi kami salut, karena masyarakatnya dewasa dalam berdemokrasi. Ini kita harus junjung tinggi,”terang Yansen.
“Semoga ini dijadikan sebagai modal untuk menunjukkan Kalimantan Utara sebagai rumah kita, sebagaimana cita-cita bersama kita menjadikan Kalimantan Utara yang maju pada usia baru seumur jagung,” beber Yansen.
Ia pun berharap penetapan gub-wagub Kaltara terpilih ini menjadi acuan untuk melangkah lebih jauh ke depan menjadikan Kaltara yang sesungguhnya. (***)
