TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com Setelah menyusuri beberapa perjalanan panjang sejak beberapa hari yang lalu, kali ini terbilang tidak direncanakan oleh calon Gubernur Kaltara nomor urut 3, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum untuk melihat sisi lain Kalimantan Utara. Namun memberi pengetahuan baru bagi banyak orang terkait kondisi ekonomi warga di Kalimantan Utara, (15/10).
Memakan waktu sekitar 30 menit dari Tanjung Selor, untuk menuju arah Gunung Sari, kilometer 12, rombongan Cagub dan tim rombongan menuju kediaman Solihun, warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sudah lama bermukim di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Tampak Zainal Arifin Paliwang yang juga ditemani sang istri, Rachmawati Zainal, membuat Solihun dan warga sekitar senang. Apalagi Rachmawati Zainal juga berasal dari NTB, yang membuatnya serasa pulang kampung dan berada di tengah-tengah warga NTB.
Solihun sehari-hari adalah seorang peternak lebah kelulut yang telah berjalan sekitar 2 tahun. Saat kunjungan tersebut, Zainal dan rombongan pun dibawa ke lahan peternakan lebah kelulut miliknya. Sekitar 15 menit rombongan menuju ke sana, namun lagi-lagi jalanan tak bersahabat. Ditambah sehabis hujan, kondisi jalan menjadi becek dan menimbulkan genangan air.
Sesampainya di lokasi, rombongan kembali harus berjalan kaki sekitar 5 menit untuk mencapai lokasi ternak. Namun, perjalananan itu terbayarkan dengan rasa manis, asam dan sedikit lengket dari madu asli yang disedot langsung dari sarangnya.
Setelah 2 tahun Solihun beternak lebah kelulut, ia mengungkapkan omzetnya masih kecil, karena pembeli hanya sesuai dengan pesanan. Untuk madu ukuran satu botol sirup marjan, Solihun menjual sekitar Rp 300 ribu.
Selain madu, Solihun juga menjual produk olahan madu lainnya seperti bee pollen. Diketahui, bee pollen sangat bagus bagi kulit karena mengandung kolagen. “Saya berharap adanya bantuan bagi kami, karena ternak ini adalah mata pencaharian utama kami, dan kami bergantung hanya pada pesanan, tidak memproduksi massal,” harapnya
Melihat dan mendengar hal tersebut Cagub Kaltara nomor urut 3 Zainal Arifin Paliwang mengatakan siap untuk menjadikan terbak lebah madu sebagai komoditi unggulan, karena audah termasuk 4 sektor yang akan dikerjakan.
“Ini merupakan produk yang sangat baik dan harus kita kembangkan, karena untuk berternak lebah kelulut itu lebih sulit dari lebah biasa,” ungkap Jenderal Bintang 1 itu.
Ia pun menyinggung 4 sektor utama yang akan ia sentuh lebih dulu. Salah satunya peternakan yang juga akan ia kembangkan sebagai salah satu sektor yang akan menjadi lahan komoditi utama warga Kaltara.
“Nantinya akan kita beri bantuan dan bangun koperasi sehingga bisa kita berikan bantuan agar lebih bisa berkembang dan dipasarkan keluar daerah, bukan hanya mendapat pembeli lokal,” ucapnya.
*AR
