Seniman Pagun Harap Pemerintah Peduli Kehadiran Seni Budaya Daerah

oleh
oleh
Seniman Pagun asal Kabupaten Tana Tidung.

NUNUKAN, Kaltaraaltual.com– Seniman Pagun Alen, asli Kabupaten Tana Tidung (KTT) masih tetap konsisten memilih jalan melestarikan nilai-nilai seni budaya melalui musik, sudah puluhan lagu yang diciptakan dan dinyanyikan olehnya seorang diri.

“Saya masih berusaha untuk mengangkat harkat martabat sejarah Tidung, budaya Tidung. Harapan saya anak-anak Seni itu bisa termotivasi. Banyak cara kita menyalurkan baik lewat puisi, lukisan atau lagu daerah. Jadi kita harus kompak,” ucap Alen.

Menurutnya, Kalau bisa sejarah lokal Kalimantan Utara khususnya suku Tidung ini dimasukan dj muatan lokal pendidikan sehingga bisa menjadi ilmu pengetahuan ke anak-anak sekolah dan tau akan sejarah.

“Saya sudah bergerak sejak 25 tahun yang lalu. Saya tetap akan berkarya, apapun aliran musiknya baik reggae, pop, rock, indie dan lain-lainnya. Tetap saya bergerak memperkenalkan nilai budaya Tidung. Anak Tidung jangan malu,  Kita punya nilai sejarah yang luar biasa,” tutur Alen.

Seniman Pagun menyampaikan, bahwa semakin banyak khasanah yang di dapatkan, itu semua untuk sejarah suku Tidung. Namun biar bagaimanapun sehebat apapun seniman Pagun tanpa dukungan semua elemen akan percuma.

“Tapi kalau tidak didukung pemerintah maka ini akan percuma. Hal yang begini harusnya jadi perhatian pemerintah apalagi untuk Suku sendiri tentulah harus diperhatikan. Tapi saya hanya bisa sabar menjalani ini semua, terkadang saya juga diapresiasi dengan janji manis tanpa wujud yang nyata,” beber Alen.

“Saya juga ingin meluruskan sejarah suku Tidung, banyak kisah-kisah legenda kita yang perlu diluruskan, itu semua biar orang memahami makna sejarah yang sebenarnya yang lebih mendekati pada kebenaran sejarah itu sendiri,” tambahnya.  (**)

x

Tinggalkan Balasan