Akademisi Kaltara Dorong Kepolisian Berperan Aktif terhadap Dinamika Sosial

oleh -42 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dalam semangat menjaga stabilitas nasional dan memperkuat nilai-nilai demokrasi, para tokoh akademisi dari Universitas Kaltara menyampaikan pernyataan resmi yang mencerminkan kepedulian terhadap dinamika sosial yang terjadi belakangan ini.

Rektor Universitas Kaltara, Dr. Didi Adeiansyah, S.T.P., M.M., bersama Wakil Rektor Ar. Sholehah, M.T., I.A.i., dan Kabiro UPKK Hamidan, S.E., menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga ketertiban umum dan merespons berbagai aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan mahasiswa, buruh, pelajar, dan pengemudi ojek online.

Baca Juga  SMSI Kaltara Apresiasi Kinerja Polda di Tahun 2024

Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat dan konstruktif antara Universitas Kaltara dan Polda Kaltara, para akademisi menegaskan bahwa unjuk rasa adalah bagian dari hak demokratis warga negara. Namun, mereka juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kelompok-kelompok yang mencoba menunggangi aksi unjuk rasa untuk kepentingan destruktif.

Para akademisi menyampaikan rasa syukur atas kesigapan dan ketegasan Polri dalam merespons situasi yang berpotensi mengganggu keamanan nasional.

Baca Juga  Lantik Pengurus SMSI Nunukan, Victor Ratu: Media Siber Mitra Strategis Pemerintah

“Kami mendukung penuh langkah Polri dalam mengungkap pelaku tindakan anarkis yang bukan bagian dari massa penyampai aspirasi,” ucap Rektor Unikaltar  Dr. Didi Adeiansyah, S.T.P., M.M.

Lebih jauh, Universitas Kaltara mendorong Polri untuk terus melakukan evaluasi terhadap prosedur operasional standar (SOP) dalam pengamanan aksi unjuk rasa, serta memperkuat pelatihan personel agar senantiasa menjunjung tinggi prinsip Hak Asasi Manusia dan standar kepolisian yang berlaku secara universal.

Baca Juga  Ketua FKKRT Tarakan: Program Dana RT Yansen TP Sudah Berjalan di Malinau

Pernyataan ini ditutup dengan ajakan untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah masyarakat. (hmspoldakaltara)

Bagikan

Tinggalkan Balasan