Antisipasi Potensi Kebakaran, Bupati Bulungan Serahkan Tiga Unit Damkar Mini

oleh -16 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com– Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan, lahan, maupun pemukiman, Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali menyalurkan bantuan kendaraan pemadam kebakaran roda tiga.

Tiga unit damkar mini tersebut resmi diserahkan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, kepada tiga desa yakni Desa Antutan, Teras Nawang, dan Binai, di Markas Pemadam Kebakaran Bulungan, Rabu. (24/9/25).

Damkar mini ini dilengkapi dengan tembakan air berjarak hingga 20 meter, selang sepanjang 100 meter, serta helm pelindung bagi petugas di lapangan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menunjang efektivitas penanganan kebakaran di tingkat desa.

Baca Juga  Bupati Syarwani Lepas Kontingen KTNA Bulungan ke Pekan Daerah Provinsi Kaltara 2025

Bupati, menekankan agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

“Damkar mini ini jangan hanya digunakan saat ada kebakaran rumah, tapi juga bisa membantu mengatasi potensi kebakaran hutan dan lahan yang hampir tiap tahun terjadi, Saya harap alat ini bisa melindungi masyarakat dari kerugian yang lebih besar,” ujar Syarwani.

Baca Juga  Melalui Mutu dan Keamanan Pangan, Perkuat Ekonomi Lokal Bulungan

Bupati juga berpesan agar setiap desa menunjuk satu orang khusus yang bertanggung jawab mengoperasikan kendaraan tersebut. Hal ini menurutnya penting agar alat bisa dirawat dengan baik dan memiliki usia pakai lebih panjang.

“Kalau terlalu banyak yang pegang, biasanya cepat rusak. Jadi lebih baik ada satu operator yang menguasai penuh cara menggunakan dan merawatnya,” tambahnya.

Baca Juga  Harapkan Wajah Pasar Induk Tanjung Selor ke depan Semakin Representatif

Dengan adanya Damkar mini ini, Syarwani berharap desa-desa penerima semakin siap dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Saya titip tolong dijaga,tolong dibantu untuk,kegiatan kegiatan,supaya nanti ini,juga melayani warga masyarakat kita yang ada di desa,masing-masing,” tuntasnya.(red/dkip)

Tinggalkan Balasan