Rapimwil TBBR Kaltara di Malinau, Budaya Dayak dan Agenda Pembangunan Bertemu

oleh
oleh
Sumber Foto: SD

MALINAU, Kaltaraaktual.com- Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menghadiri pembukaan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) Dewan Pimpinan Wilayah Tariu Borneo Bangkule Rajangk (TBBR) Kaltara (Kaltara) yang digelar di Frank Park, Desa Tanjung Lapang, Senin pagi, (09/02/26).

Rapimwil tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. Kegiatan ini dihadiri sekitar 130 peserta dari berbagai perwakilan organisasi dan wilayah di Kaltara.

Rapimwil TBBR bertujuan mengevaluasi program kerja sebelumnya, menyusun program kerja organisasi tahun 2026, memperkuat konsolidasi internal, serta merumuskan rekomendasi strategis terkait pembangunan daerah. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan di kawasan wisata hutan dengan konsep menyatu dengan alam, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan organisasi masyarakat adat Dayak.

Baca Juga  Bupati Bulungan Ingatkan Sinergisitas Program dan Penguatan Ekonomi Lokal dari Desa

Dalam sambutannya, Bupati Wempi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan partai politik dalam mencapai tujuan pembangunan bersama. Menurut dia, sinergi lintas elemen menjadi kunci agar setiap program yang dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Program yang dihasilkan harus realistis, sesuai dengan sumber daya yang dimiliki, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Wempi.

Baca Juga  Batik Lulantatibu Nunukan Tampil di Sabah International Food Expo (SIFEX) Kota Kinabalu

Ia juga berharap organisasi masyarakat adat, khususnya masyarakat Dayak, terus menjaga dan merawat budaya serta adat istiadat sebagai identitas dan kekuatan sosial di tengah arus pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Malinau, kata Wempi, berkomitmen mendukung berbagai program prorakyat yang diinisiasi pemerintah pusat hingga daerah, selama selaras dengan kebutuhan masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga  Ungkap 4 Kasus Narkoba Selama Periode Juli 2025, Kapolda Kaltara : 21,3 Kg Sabu Berhasil Diamankan

Di akhir sambutannya, Wempi mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Ia menegaskan bahwa hutan dan lingkungan hidup merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama demi masa depan generasi anak dan cucu. (sd/prokompim)

Tinggalkan Balasan