NUNUKAN, KaltaraAktual.com- Persoalan penggunaan lahan di lingkungan SMK Negeri 1 Nunukan mulai mendapat perhatian DPRD Kalimantan Utara (Kaltara). Anggota DPRD Kaltara, Ruman Tumbo, turun langsung meninjau area sekolah yang saat ini berdiri bangunan Balai Latihan Kerja (BLK), Senin (18/05/26).
Kedatangan legislator Komisi IV itu dilakukan usai menerima laporan terkait status dan pemanfaatan lahan sekolah yang digunakan untuk fasilitas BLK. Dalam peninjauan tersebut, ia melihat langsung kondisi bangunan sekaligus berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai kronologi penggunaan lahan tersebut.
Menurut Ruman, persoalan aset pendidikan perlu ditangani secara hati-hati agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari, terutama menyangkut hak pemanfaatan lahan milik sekolah.
“Yang ingin dipastikan adalah bagaimana status penggunaan lahannya dan komunikasi antarinstansi terkait persoalan ini,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menyebut bangunan BLK tersebut telah berdiri cukup lama, sehingga diperlukan langkah koordinasi yang jelas antara pihak sekolah dan pemerintah daerah agar tidak muncul kesalahpahaman di kemudian hari.
Ruman juga meminta pihak SMKN 1 Nunukan lebih dulu membangun komunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara sebelum persoalan itu dibawa ke pembahasan legislatif.
Menurutnya, DPRD terbuka untuk memfasilitasi pertemuan resmi apabila seluruh pihak telah memiliki kesepahaman awal dan mengajukan permohonan secara administratif.
“Kalau memang nantinya perlu difasilitasi melalui rapat dengar pendapat, DPRD siap membantu mencarikan solusi bersama,” katanya.
Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka dan mengedepankan kepentingan dunia pendidikan, sehingga aktivitas belajar mengajar di SMKN 1 Nunukan tetap berjalan tanpa terganggu. (pk/red)







