Personel Polres dan Brimob Polda Kaltara Kompak Tangani Longsor di Tarakan Utara

oleh -1119 Dilihat
oleh

TARAKAN, KaltaraAktual.com- Suara gemuruh yang memecah keheningan pagi menjadi pertanda bencana yang tak diharapkan warga Jalan Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Setelah hujan deras mengguyur Kota Tarakan sejak dini hari, Rabu (03/05/26), tebing di kawasan tersebut tiba-tiba longsor dan menutup seluruh badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat setempat.

Dalam hitungan detik, material tanah bercampur batu, lumpur, serta batang pohon meluncur dari lereng dan menimbun jalan di gang samping Bumix. Aktivitas warga pun seketika terhenti. Kendaraan tidak dapat melintas dan akses transportasi menuju permukiman warga lumpuh total.

Sejumlah warga mengaku sempat mendengar suara gemuruh keras beberapa saat sebelum longsor terjadi.

“Kami mendengar suara seperti runtuhan dari atas bukit. Tidak lama kemudian tanah dan pohon langsung turun menutup jalan,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Baca Juga  Langkah Kongkrit ZIAP untuk Transformasi Ekonomi Daerah Kaltara

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polres Tarakan bersama Satbrimob Polda Kalimantan Utara bergerak cepat menuju lokasi. Mereka bergabung dengan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan serta sejumlah instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat.

Di tengah kondisi medan yang licin dan berlumpur, aparat dan warga terlihat bahu-membahu membersihkan material longsoran. Berbekal cangkul dan sekop, mereka membuka akses secara manual sembari menunggu alat berat bekerja.

Dua unit alat berat berupa ekskavator dan bulldozer kemudian diterjunkan guna mempercepat proses evakuasi material yang menutupi jalan.

Pemandangan gotong royong pun terlihat jelas di lokasi. Personel kepolisian, petugas BPBD, operator alat berat, dan masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah demi memulihkan akses yang menjadi urat nadi mobilitas warga.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hasil pengecekan menyeluruh menunjukkan longsoran terjadi di area lahan kosong sehingga tidak sampai menghantam bangunan maupun permukiman warga.

Baca Juga  GEMA Tarakan Bersatu Soroti Transparansi CSR Pertamina EP

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah warga. Material longsor berhenti sebelum mencapai kawasan pemukiman,” ungkapnya.

Meski demikian, dampak bencana tetap dirasakan masyarakat sekitar. Sedikitnya dua kepala keluarga, yakni keluarga Bapak Nawi dan Bapak Ardianus Sabu, mengalami gangguan aktivitas akibat akses keluar masuk lingkungan mereka sempat tertutup total.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Tarakan Utara yang memiliki karakteristik perbukitan dan lereng cukup curam. Saat curah hujan meningkat, kondisi tanah yang jenuh air dapat memicu pergerakan tanah dan longsor secara tiba-tiba.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai tanda alam yang berpotensi menjadi indikator longsor, seperti munculnya retakan tanah, pohon atau tiang yang mulai miring, hingga suara gemuruh dari lereng perbukitan.

Baca Juga  Pemkab Tana Tidung Tegaskan Kolaborasi Perangi Narkoba

“Kami meminta warga yang tinggal di sekitar lereng atau kawasan rawan longsor untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi longsor susulan. Langkah cepat sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban,” tegas perwakilan Polres Tarakan di lokasi.

Hingga Rabu sore, proses pembersihan masih terus berlangsung. Petugas gabungan berupaya memastikan seluruh material longsor dapat disingkirkan sehingga akses jalan kembali normal dan aman dilalui masyarakat.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana. Peristiwa di Juata Kerikil membuktikan bahwa respons cepat dan kerja sama lintas instansi mampu meminimalkan dampak bencana sekaligus menjaga keselamatan warga. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan