SAMARINDA, Kaltaraaktual.com- Lima Taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat III memberikan motivasi sekaligus menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, dan karakter kepada siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda. Kegiatan itu menjadi bagian dari Program Karya Bakti Taruna Akademi TNI yang digelar di sejumlah Sekolah Rakyat di Indonesia.
Kelima taruna yang terlibat yakni SMT Muhammad Abde, SMT Satria Dwi Ananta, SMT Rayhan Imantaka, SERTAR Jackson Bonai, dan SERTAR Egymus Windra Gunawan. Kehadiran mereka disambut antusias para siswa yang aktif mengikuti sesi motivasi dan dialog interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, para taruna mengajak siswa untuk berani memiliki cita-cita besar, membangun kedisiplinan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas.
“Kemampuan akademik memang penting, tetapi karakter, disiplin, integritas, dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama untuk meraih keberhasilan,” pesan para taruna di hadapan peserta, belum lama ini.
Mereka juga membagikan pengalaman selama menjalani pendidikan di Akademi Militer yang menuntut ketangguhan mental, kerja sama tim, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalankan setiap tugas.
Suasana berlangsung hangat. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga berdialog langsung mengenai kehidupan di Akmil, proses seleksi, hingga pengalaman para taruna selama menjalani pendidikan militer.
Program Karya Bakti Taruna Akademi TNI bertujuan memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada peserta didik. Melalui program ini, siswa mendapat kesempatan bertemu langsung dengan calon perwira TNI yang tengah dibentuk menjadi pemimpin masa depan.
Selain memperkenalkan nilai disiplin dan kepemimpinan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan semangat cinta tanah air, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga persatuan bangsa sejak usia dini.
Program Taruna Bhakti merupakan agenda nasional yang melibatkan lebih dari seribu taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian. Mereka diterjunkan ke berbagai Sekolah Rakyat sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter.
Sebelumnya, para taruna dilepas secara resmi oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam apel pemberangkatan di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Sabtu (1/8/2026). Pelepasan itu menandai dimulainya pelaksanaan Program Taruna Bhakti Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun 2026 di berbagai daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. (**/Ist/nns)







