UBT Tawarkan Layanan Laboratorium ke Dinas Perikanan Nunukan, Buka Peluang Kolaborasi Riset Perikanan

oleh -1003 Dilihat
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com- UPA Laboratorium Terpadu Universitas Borneo Tarakan (UBT) mulai menjajaki kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan untuk memperkuat dukungan riset dan layanan pengujian di sektor kelautan dan perikanan. Penjajakan itu dilakukan melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Meeting Room Dinas Perikanan Nunukan, Kamis (17/9/26).

Dalam pertemuan tersebut, tim UPA Laboratorium Terpadu UBT memperkenalkan berbagai layanan analisis laboratorium yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor perikanan berbasis data ilmiah.

Kepala Laboratorium Fisiologi Patologi UBT, Dr. Yeti Mareta Undaryati, mengatakan kunjungan itu tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan laboratorium, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemerintah daerah agar layanan yang dimiliki UBT semakin dikenal.

Baca Juga  Merajut Harmoni Kedamaian, Kapolres Tarakan Gelar Pertemuan dengan FKUB

“Meski laboratorium ini baru beroperasi sekitar enam bulan, kami sudah memiliki sejumlah layanan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan analisis di bidang kelautan dan perikanan,” kata Yeti.

Ia menjelaskan, layanan yang tersedia meliputi analisis protein, analisis asam lemak, pengujian mikroplastik melalui pengamatan mikroskopik, hingga DNA barcoding untuk identifikasi DNA maupun RNA ikan.

Selain layanan pengujian, UPA Laboratorium Terpadu UBT juga memiliki beberapa fasilitas pendukung penelitian, seperti Laboratorium Bioteknologi, Laboratorium Biodiversitas, Laboratorium Fisiologi dan Patologi, serta Laboratorium Mikrobiologi. Seluruh fasilitas tersebut didukung tenaga akademisi, teknisi laboratorium, dan peralatan penelitian.

Baca Juga  Satpol PP-BNN Nunukan Edukasi Pelajar soal Bahaya Narkoba dan Jam Malam

Yeti berharap keberadaan laboratorium terpadu dapat dimanfaatkan lebih luas, tidak hanya oleh lingkungan kampus, tetapi juga pemerintah daerah dan sektor industri di Kalimantan Utara.

“Harapan kami, laboratorium ini bisa dimanfaatkan masyarakat, pemerintah daerah, maupun industri. Kami juga berharap informasi mengenai layanan ini bisa diteruskan kepada pelaku usaha perikanan di Nunukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Laboratorium Bioteknologi UBT, Sumarlin, menyebut kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pihak kampus untuk memetakan kebutuhan daerah atau yang ia sebut sebagai proses belanja isu.

Menurutnya, UBT ingin mengetahui persoalan-persoalan di lapangan yang dapat dijawab melalui layanan laboratorium maupun pengembangan riset.

Baca Juga  Ketua PWI Kaltara Didesak Mundur, Anggota Nilai Kepemimpinan Otoriter

“Kami ingin mengetahui isu-isu potensial di daerah yang bisa difasilitasi oleh UPA Lab Terpadu. Pengembangan layanan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna,” tutur Sumarlin.

Ia menambahkan, apabila terdapat kebutuhan analisis yang belum bisa dilakukan di laboratorium saat ini, UBT terbuka membangun kolaborasi dengan mitra strategis yang telah bekerja sama dengan universitas.

Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan menyambut positif sosialisasi tersebut. Instansi itu berharap penjajakan yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, khususnya untuk mendukung kebutuhan pengujian, penelitian, dan pengembangan sektor kelautan serta perikanan di Kabupaten Nunukan. (sa/*hm/simpatik/red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan