Adama Dukung Wacana Pembangunan Jembatan Pulau Nunukan dan Sebatik

oleh
oleh
Anggota DPRD Nunukan Adama berbaju putih, ketika bersama warga. Foto: doc

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan Adama, mendukung penuh wacana pembangunan Jembatan antar Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, hal ini diutarakan pada, Minggu (20/11/22).

“Saya pikir perlu jembatan itu dibangun, pemerintah pusat harus melirik kondisi perbatasan kita,” kata politisi partai PKS ini.

Menurut Adama, wacana tersebut perlu didukung, mengingat pentingnya usulan jembatan tersebut untuk mempersingkat arus mobilasasi masyarakat dan akan mampu menggerakkan perekonomian dari kecamatan antar Pulau di Kabupaten Nunukan.

“Kita lihat sekarang, jalur lintas laut itu juga terbatas hanya menunggu kapal Fery barulah jalan, itu terbatas.  Makanya dengan adanya jembatan bisa dimanfaatkan untuk membagi tingginya arus mobilisasi,” tutur Adama.

Adama menjelaskan, pembangunan suatu daerah tidak bisa sifatnya hanya jangka pendek, sementara selama ini baik roda perekonomian dan kesehatan antar pulau Nunukan dan Sebatik masih mengandalkan transportasi lintas laut saja untuk itu perlu memikirkan jangka panjang.

“Ini bisa jadi solusi yang harus jadi perhatian pemerintah Pusat dan daerah yang tentunya bisa diseriusi. Dan, saya kira sangat layak untuk terus kita wacanakan sampai terealisasi, karena ini juga langsung dirasakan masyarakat,” jelas Adama.

Adama berharap, wacana pembuatan jembatan antar Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik nantinya secara nyata akan meningkatkan ekonomi dan dapat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi di daerah sekitar yang harus direalisasikan dan perlu dukungan semua pihak, termasuk wacana pembangunan jembatan Pulau Nunukan yang menghubungkan Sei Ular Kecamatan Sei Menggaris.

“Saya menilai, kalau kedepannya dibangun itu jembatan, maka bongkar muat barang bisa lebih tertib dan terakomodir semuanya, sehingga dengan sendirinya akan terjadi perluasan pasar. Artinya bisa jadi jalan pintas antar kedua pulau dan akan memudahkan akses dalam segala bidang kegiatan sosial ekonomi masyarakat,” pungkas Adama. (ka)

Tinggalkan Balasan