MALANG, Kaltaraaktual.com– Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara resmi membuka kelas Unggulan CoE Program Studi Ilmu Pemerintahan secara resmi pada Selasa (07/03/23) yakni membuka kelas unggulan Analis Pemerintahan Politik dan Kelas Pemerintahan Desa.
Ali Roziqin, S.AP. MPA selaku penanggungjawab program menyampaikan bahwa dua kelas ini resmi merupakan implementasi dari program Unggulan Center of Excelenece (CoE). CoE merupakan bagian dari pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Salah satu tujuanya membekali mahasiswa kemampuan analisa dan praktek lapangan yang nyata sehingga lebih mudah terserap di dunia kerja. Program ini rencananya akan dilaksanakan semester ini dan diikuti oleh angkatan 2020,” ucap Ali Roziqin.
Masing-masing kelas ini diikuti oleh 24 mahasiswa. Kegiatan Soft Opening ini melibatkan perwakilan mahasiswa dan DUDI yang terdiri dari jajaran Pemerintah Desa Tulungrejo, Kota Batu, dan perwakilan PT. Sinergi Visi Utama (Yogyakarta).
Ali Roziqin menjelaskan, bahwa program ini akan dilaksanakan selama kurang lebih 6 bulan dan tujuan utama program tersebut adalah memberikan penguatan praktik dan skill teknis soal Pemerintahan Politik dan pemerintahan desa.
“Dua kelas ini ditujukan agar mahasiswa bisa lebih menguasai fenomena pemerintahan politik dan pemerintahan desa yang itu akan sangat bermanfaat sebagai modal ketika terjun di dunia kerja,” jelas Dosen yang juga merangkap sebagai Kepala Laboratorium Ilmu Pemerintahan UMM ini.
Ali menerangkan, selama ini program telah bekerjasama dengan berbagai macam konsultan seperti PT. Sinergy Yogyakarta dan 4 Desa di Kota Batu dan 9 desa di Magetan.
“Kelas ini nantinya akan mendatangkan para praktisi misalnya dari lembaga konsultan politik dan pemerintahan untuk kelas Analis pemerintahan dan politik serta kepala Desa dan perangkat desa untuk kelas Analis pemerintahan desa,” terangnya.
Sedangkan Prof. Dr.Muslimin Machmud, M.Si selaku Dekan FISIP UMM dalam sambutanya sangat mengapresiasi positif program ini dan sangat opitmis akan sukses.
“Adanya perubahan teknologi, dan literasi telah berdampak pada mekanisme pasar kerja. Oleh karena itu, hadirnya kelas unggulan ini diharapkan mampu menjembatani antara dunia kampus dengan kebutuhan kerja saat ini,” ucap Dekan Fisip UMM ini.
“Mahasiswa harus memanfaatkan kelas ini untuk memperoleh skill secara praktis, sehingga mahasiswa itu akan menjadi generasi pemenang dan unggul,” tegas Prof Muslimin.
Dukungan juga ditunjukan oleh mitra dalam program ini. Suliono selaku Kepala Desa Tulungrejo menyatakan bahwa sinergi seperti ini sangat baik karena dapat saling menguntungkan.
“Kami terbantu, artinya Mahasiswa bisa mendapatkan ilmu praktis tentang pengelolaan desa sedangkan desa bisa mendapatkan bantuan dari mahasiswa melalui kematangan teori untuk membantu pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi di desa,” sebut Suliono.
Selain itu, pembukaan ini dihadiri oleh Dekanat FISIP seperti Wakil Dekan 1 Najamuddin K. Rijal, M.Hub.Int, serta beberapa dosen IP UMM. (ip/umm/*red)


