Bulungan Perkuat Peran Penyuluh Keluarga

oleh
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Angka perceraian yang mencapai sekitar 1.400 kasus di Kalimantan Utara menjadi sorotan dalam Rapat Kerja Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Indonesia Kabupaten Bulungan. Rapat yang digelar Rabu, (28/01/26) di Ruang Pertemuan PKK Bulungan itu menegaskan beratnya tantangan penyuluh keluarga berencana dalam menjaga ketahanan keluarga.

Bupati Bulungan Syarwani membuka langsung rapat kerja tersebut. Ia menyebut tingginya angka perceraian sebagai persoalan serius yang berimplikasi luas terhadap kondisi sosial, ekonomi, hingga psikologis keluarga. Menurut dia, peran penyuluh KB menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan penguatan ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.

Selain perceraian, penurunan angka stunting juga menjadi pekerjaan rumah yang tak kalah besar. Syarwani menekankan bahwa pemerintah daerah saat ini fokus menjalankan program nasional pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak. Program ini, kata dia, harus diawasi ketat agar tepat sasaran, terutama di desa-desa.

Baca Juga  Peduli Rakyat, Masyarakat Long Bang Percayakan Aspirasi ke Zainal-Ingkong Ala

“Penyuluh KB harus hadir langsung di lapangan. Pastikan distribusi bantuan gizi tidak bermasalah,” ujar Syarwani dalam sambutannya.

Ia menegaskan, pembangunan di Bulungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan penyuluh KB dan Tim Penggerak PKK, menjadi syarat mutlak agar program pembangunan keluarga berjalan efektif.

Dalam forum tersebut, Bupati juga menyoroti keterbatasan sarana pendukung kerja penyuluh KB. Dari 34 penyuluh yang bertugas di Bulungan, sembilan orang masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menjangkau wilayah binaan. Pemerintah Kabupaten Bulungan, kata dia, telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi atas keterbatasan tersebut.

Baca Juga  Wabup Bulungan: Pemuda Garda Terdepan Jaga Harmoni Daerah

Tak hanya itu, Pemkab Bulungan juga menyatakan kesiapan menyiapkan lahan bagi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga guna pembangunan kantor perwakilan di Bulungan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana hingga tingkat kabupaten dan desa.

Rapat kerja IPeKB Bulungan itu turut dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra, antara lain Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo, Ikatan Bidan Indonesia, serta beberapa UPTD Puskesmas.

Baca Juga  Wabup Malinau Lepas Rombongan Perjalanan Ibadah Tokoh Agama 2025

Penghargaan diberikan atas dukungan dan kerja sama dalam program kependudukan, pembangunan keluarga, dan keluarga berencana di Bulungan. (prokompim/*red)

Tinggalkan Balasan