MALINAU, Kaltaraaktual.com- Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Malinau menggelar sosialisasi Program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Desa Sesua, Kecamatan Malinau Barat, Senin (09/03/26). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sesua dan dihadiri pengurus PKK tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Ketua TP PKK Malinau, Ny. Maylenty Wempi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung kegiatan tersebut, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa.
Maylenty menjelaskan bahwa awalnya kegiatan sosialisasi direncanakan berlangsung di Aula PKK Kabupaten. Namun ia memilih untuk melaksanakannya langsung di Desa Sesua agar masyarakat juga dapat ikut serta mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami ingin datang langsung ke desa agar arahan yang diberikan dapat disampaikan dengan jelas oleh PKK, Dinas Kesehatan maupun DPMD. Harapannya, apa yang disampaikan hari ini bisa diteruskan oleh pengurus PKK hingga ke masyarakat dari rumah ke rumah,” ujarnya.
Ia mengatakan Desa Sesua dipilih sebagai lokasi kegiatan karena berdasarkan surat dari PKK Provinsi Kalimantan Utara, desa tersebut masih menjadi salah satu lokus stunting. Karena itu, sosialisasi kali ini juga difokuskan pada upaya meningkatkan kepedulian keluarga dalam pencegahan dan penanganan stunting.
Maylenty berharap pengurus PKK di tingkat kecamatan dan desa dapat bekerja sama dan aktif menjalankan berbagai program kesehatan di lingkungan masing-masing.
“Kalau bukan kita yang peduli terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kondisi anak-anak di desa, siapa lagi? Karena itu kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di Desa Sesua, tetapi juga dilaksanakan di desa-desa lain di Kecamatan Malinau Barat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pengurus PKK memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat, mulai dari kesehatan ibu hamil, anak-anak hingga lansia. Oleh sebab itu, pengurus PKK diharapkan aktif melakukan pendampingan serta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Sesua, Ny. Erna Yusup, mengaku bersyukur desanya dipilih sebagai lokasi sosialisasi program tersebut. Meski diakui masih memiliki berbagai keterbatasan, ia menilai kepercayaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan upaya penanganan stunting di desa.
“Kami bersyukur desa ini dipilih. Walaupun masih banyak keterbatasan, kami merasa diperhatikan dan didukung. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja sama dalam menjalankan program kesehatan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, jajaran dinas terkait, pemerintah kecamatan serta seluruh pengurus PKK yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Melalui sosialisasi ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan keluarga, kebersihan lingkungan serta pencegahan stunting dapat terus meningkat, sehingga terwujud keluarga yang sehat, tanggap dan tangguh di Kabupaten Malinau. (prokompim/red)
