Discusshe Gender, Laura: Perempuan Punya Kesempatan yang Sama untuk Berpolitik

oleh
oleh
Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid dalam diskusi kesetaraan gender digelar secara virtual.

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid menyampaikan pentingnya peranan perempuan dalam kancah dunia perpolitikan di Indonesia. Hal ini disampaikan Laura dalam acara Program Officer For Gender ILO Discusshe Koran Tempo yang digelar secara virtual (20/04/2021).

Peluang perempuan di kanca politik itu sama dengan laki-laki, artinya semua punya peluang hadir di masyarakat terutama dalam hal kesetaraan gender dalam berpolitik dan melayani publik.

“Sebenarnya sudah terbuka luas dengan adanya kuota 30 persen untuk para perempuan di dunia politik Indonesia, tinggal kita buktikan komitmen kita ditengah masyarakat dan menjadi bagian dari masyarakat untuk menuntaskan persoalan-persoalan publik,” kata Laura dikutip dari live virtual (20/04/2021) Pemkab Nunukan.

Laura mengatakan, walaupun ada hambatan dalam berpolitik harus bisa memotivasi diri sendiri.

“Hambatan itu pasti ada dinamikanya, tergantung daripada diri sendiri untuk tetap fight, dan memotivasi diri untuk selangkah lebih maju lagi menuju kebaikan,” kata Laura.

Dialog secara Virtual ini Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid bersama Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziah, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Prita Kemal Gani Founder LSPR dan Lusina J.  Program Officer For Gender ILO dalam acara Discusshe Koran Tempo.

Laura menjelaskan kegiatan-kegiatan pemberdayaan perempuan di Nunukan, perempuan haruslah lebih produktif karena hal tersebut dapat menunjang kesetaraan gender.

“Selama ini saya mendorong perempuan di Nunukan agar selalu aktif, contohnya dalam hal event-event kepanitiaan saya lebih tekankan ketua panitiaan diprioritaskan dari perempuan, karena untuk perempuan biasanya kurang pede, tapi saya selalu memotivasi agar perempuan tetap memberikan kontribusi, cara ini untuk membuka mata, bahwa kita juga bisa dan mampu untuk mengambil bagian,” kata Laura.

Laura melanjutkan, dirinya sudah terbiasa didik oleh orang tuanya sejak dini untuk terbiasa menjadi perempuan yang tangguh dan mandiri sehingga terbiasa menjadi pemimpin di top manajemen tingkat daerah.

“Kita harus menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab, saya sudah terbiasa menjadi bagian pengambil keputusan,”pungkas Laura. (ka/bl).

Tinggalkan Balasan