NUNUKAN, Kaltaraaktual.com–
Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan menggelar rapat Paripurna pada (4/5/21) terkait penyampaian keputusan DPRD tentang rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2020.
Adapun rapat paripurna tersebut di pimpin langsung oleh ketua DPRD Nunukan, Hj.Rahma Leppa.
Hendrawan yang di plot mewakili anggota DPRD Nunukan membacakan beberapa point dalam penyampaian rekomendasi keputusan dari LKPJ Bupati tahun anggaran 2021 dari sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur.
Dirinya menyampaikan bahwa berdasarkan dokumen yang telah di terima terkait LKPJ tahun anggaran 2020, sudah melalui pembahasan yang dilakukan secara internal dan rapat rapat ataupun peninjauan secara langsung pada kecamatan-kecamatan serta element masyarakat.
Salah satu parameter untuk melihat kinerja bidang pendidikan adalah rata-rata lama sekolah, melalui upaya pemerintah kabupaten Nunukan mencapai usia 8 tahun, LKPJ tahun 2020, di definisikan sebagai lamanya sekolah, yang diharapkan dapat dirasakan anak umur tertentu pada masanya, terhitung 12,64 terdapat peningkatan 0,1% dari setahun sebelumnya.
Permasalahan transportasi bagi anak-anak dimana jarak tempuh nya cukup jauh dari tempat tinggalnya bahkan ada juga yang menggunakan perahu untuk sampai ke sekolah, harapannya pemerintah memfasilitasi transportasi darat semacam bus sekolah dikarnakam bus sekolah yang ada telah rusak parah.
Pemerintah daerah perlu melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap sekolah yang zonanya cukup jauh dan tidak memiliki jaringan internet, harapannya pemerintah membuat kebijakan khusus yang memungkinkan anak-anak sekolah mendapat pendidikan yang layak selama pandemi Covid-19.
Dari pengamatan dan kunjungan kedaerahan, pemerintah daerah juga diharapkan melakukan perbaikan dari segi pelayanan dan fasilitas kesehatan, mencegah kematian ibu dan balita, perbaikan gizi masyarakat serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat.
Pemerintah daerah juga telah menyediakan beberapa rumah sakit di beberapa wilayah diantaranya pulau Sebatik, diharapkan rumah sakit ini dapat memberikan pelayan kesehatan yang baik bagi masyarakat di wilayah itu, namun ada juga didapati rumah sakit pratama kelas b di wilayah Sebuku dan krayan namun hingga saat ini tak satupun yang beroperasi.
Dalam paripurna tersebut tampak juga kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan Serfianus, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Nunukan, Instansi Vertikal TNI-Polri.(*ren)


