Gedung Baru PUPR-Perkim, Bupati Malinau Minta Kerja Lebih Terarah dan Berdampak

oleh
oleh

MALINAU, Kaltaraaktual.com- Bupati Malinau Wempi W. Mawa meresmikan gedung baru Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kabupaten Malinau, Kamis, (15/01/26). Peresmian ini menjadi penanda arah baru penguatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Intimung itu.

Gedung baru yang berdiri di kawasan dataran tinggi tersebut dibangun sebagai jawaban atas persoalan lama yang dihadapi dinas teknis itu. Kantor PUPR-Perkim sebelumnya berada di wilayah rawan banjir dan sempat terdampak banjir besar yang merusak sejumlah arsip dan data penting.

“Kantor semula berada di bawah, dan kita pernah mengalami banjir besar yang mengakibatkan banyak data penting rusak atau hilang. Selain itu, jumlah pegawai terus bertambah dan kantor lama sudah tidak memadai,” kata Wempi ditemui usai acara peresmian.

Baca Juga  Sekda Ernes Buka Porsenijar 2025, Guru Malinau Siap Bikin Gebrakan

Menurut Wempi, pembangunan gedung ini telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan pelayanan dan efektivitas kerja aparatur. Dengan selesainya pembangunan, seluruh aparatur sipil negara di lingkungan PUPR-Perkim kini dapat bekerja dalam satu kawasan terpadu.

Namun, Wempi menegaskan bahwa kemegahan gedung tidak boleh berhenti pada simbol fisik semata. Ia meminta jajaran PUPR-Perkim menjadikan kantor baru ini sebagai pusat gerakan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga  Bupati Tana Tidung Terima Kunjungan Satker Kementerian Perumahan, Bahas Penguatan Pembangunan Permukiman

“Gedung ini harus melahirkan semangat kerja baru. PUPR-Perkim harus menjadi motor pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah prioritas pembangunan kembali ditekankan, mulai dari peningkatan akses ekonomi masyarakat melalui percepatan pembangunan jalan, khususnya untuk mendukung sektor perkebunan dan pertanian, hingga penguatan konektivitas antar desa. Pembangunan jembatan dan gorong-gorong, menurut Wempi, akan terus dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan wilayah.

Baca Juga  Polda Kaltara Siap Gelar Operasi Patuh Kayan 2025, Fokus Edukasi dan Penegakan Hukum Lalu Lintas

Di tengah kondisi APBD 2026 yang mengalami penurunan atau penyesuaian hampir di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, Wempi mengingatkan pentingnya ketelitian dan penentuan skala prioritas dalam setiap program.

“Kita harus fokus pada yang paling prioritas. Semua dikerjakan bertahap dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” kata dia.

Peresmian gedung baru ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan peran Dinas PUPR-Perkim dalam mendukung visi pembangunan Malinau yang terhubung, tangguh, dan berorientasi pada kebutuhan jangka panjang masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan