Maksimalkan Alam dan Budaya, Hj Rahmawati Optimistis Wisata Kaltara Bisa Bersaing

oleh -102 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Anggota Komisi VII DPR RI, Hj Rahmawati, menekankan pentingnya strategi promosi dan pemasaran event daerah dalam kegiatan Sosialisasi Strategi Promosi dan Pemasaran Event Daerah yang digelar Senin, (02/03/26).

Politisi dari Partai Gerindra itu mendorong agar Kementerian Pariwisata membuka semacam “sekolah pikir” bagi masyarakat. Tujuannya, agar warga memiliki pola pikir bahwa sektor pariwisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan bisa dipromosikan bersama oleh masyarakat.

“Kita harus ubah cara pandang. Pariwisata ini bisa kita jual, bisa kita promosikan. Bukan hanya pemerintah, tapi masyarakat juga bisa terlibat,” ujarnya.

Baca Juga  Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Tarakan, Teriakkan Tolak Tunjangan DPR RI

Rahmawati mencontohkan peran media sosial sebagai alat promosi yang efektif. Menurutnya, konten-konten kreatif tentang kegiatan daerah dapat menarik perhatian publik luas, bahkan wisatawan mancanegara.

Ia menyinggung sejumlah event di Kalimantan Utara, seperti peringatan hari jadi Bulungan yang kerap diisi lomba dayung dan lomba speed boat. Di Tarakan, kata dia, lomba speed boat bahkan mampu menarik ratusan nelayan untuk berpartisipasi.

“Event seperti itu punya dampak besar ke pariwisata. Tinggal bagaimana kita kemas dan promosikan lebih maksimal,” katanya.

Baca Juga  Menuju MTQ ke-22 Malinau, Kesiapan Arena Pembukaan Mulai Dimatangkan

Rahmawati juga menyoroti potensi besar daerah pesisir dan sungai di Kalimantan Utara. Meski diakui akses laut dan kondisi perairan yang dipengaruhi banyaknya anak sungai menjadi tantangan, ia menilai kekayaan ekosistem alam tetap menjadi daya tarik tersendiri.

Tak hanya alam, Rahmawati menekankan pentingnya penguatan pariwisata berbasis budaya. Ia menyebut ragam tarian daerah seperti tarian Dayak, Tidung, hingga Bulungan sebagai aset yang bisa dikemas menjadi narasi wisata yang kuat.

Sebagai perbandingan, ia mencontohkan keberhasilan Bali dalam menjual budaya lokal sebagai daya tarik utama. Salah satunya melalui pertunjukan Tari Kecak, yang rutin dipadati wisatawan mancanegara.

Baca Juga  Sinergi Polri dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses Ops Lilin Kayan 2025

“Bayangkan, setiap ada pertunjukan, animonya luar biasa. Orang luar negeri datang khusus untuk menyaksikan tarian khas mereka. Kita juga bisa seperti itu,” ujarnya.

Rahmawati berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat melahirkan strategi promosi yang lebih kreatif dan berkelanjutan, sehingga event-event lokal tak hanya ramai di tingkat daerah, tetapi juga dikenal secara nasional hingga internasional. (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan