TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memulai gerakan pelestarian lingkungan melalui Kick Off Aksi Bersih Massal (Korve) dan pencanangan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah), Selasa (07/04/26).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di Halaman Kantor Gubernur Kaltara sebagai langkah nyata mendorong budaya hidup bersih di masyarakat.
Zainal menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait percepatan pengelolaan sampah dan penataan ruang publik.
“Gerakan Indonesia ASRI diproyeksikan menjadi fondasi bagi pembangunan budaya hidup bersih yang dimulai dari diri sendiri, lingkungan kerja hingga merambah ke ruang publik di seluruh wilayah Kalimantan Utara,” kata Zainal.
Ia mengimbau seluruh perangkat daerah untuk melaksanakan kegiatan korve secara rutin minimal satu kali dalam seminggu, setiap hari Selasa usai senam bersama.
“Ke depan, kegiatan ini bisa ditingkatkan menjadi kebiasaan harian sebelum memulai aktivitas kerja,” tambahnya.
Zainal menegaskan bahwa Kaltara memiliki potensi alam yang luar biasa, namun perlu dijaga dengan kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus, yaitu pertama revitalisasi gotong royong dengan menghidupkan kembali semangat “korve” atau kerja bakti sebagai identitas bangsa dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Lalu kedua, keamanan dan kesehatan dengan mewujudkan lingkungan bersih sebagai fondasi masyarakat yang sehat dan aman dari ancaman penyakit maupun bencana lingkungan.
Serta ketiga, yaitu keberlanjutan dan kolaborasi, dengan mendorong sinergi dalam memilah sampah dari sumbernya serta mengurangi penggunaan plastik demi menjaga kelestarian alam Kaltara.
“Mari kita bekerja dengan semangat kolaborasi. Pilah sampah dari sumbernya, kurangi penggunaan plastik dan jadikan Kaltara sebagai provinsi yang benar-benar ASRI,” ujarnya.
Melalui gerakan ini, Kaltara diharapkan tidak hanya bersih, tetapi juga menjadi daerah yang mampu menjaga keberlanjutan lingkungannya untuk masa depan. (dkisp)
