Ini Pendapatan Daerah Nunukan Tahun Anggaran 2020

oleh
oleh
Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid saat rapat paripurna Kantor DPRD Nunukan menyampaikan rincian dan target pendapatan daerah (LKPJ) TA 2020. Foto: pubdokdprd

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com-Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran 2020, Rabu 31 Maret 2021 di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Nunukan menyampaikan rincian dan target pendapatan daerah.

Adapun rincian LKPJ tersebut, meliputi Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp 104,67 M, terealisasi sebesar Rp.133,19 Milyar atau tercapai 127,24 Persen.

“Dana perimbangan yang semula ditargetkan sebesar Rp. 944,50 Milyar, terealisasi senilai Rp. 882,6 Milyar atau mencapai 93,41 persen, dan Rp 354, 71 Milyar lain lain pendapatan daerah terealisasi senilai Rp 338,75 Milyar atau sebesar 95.50 Persen,”kata Laura dalam penyampaiannya.

Selain realisasi Pendapatan Daerah, Bupati Nunukan juga menyampaikan realisasi belanja pada tahun anggaran 2020. Hal ini terdiri dari belanja langsung dan belanja tidak langsung, tahun lalu belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 1.43 Triliun direalisasikan sebesar Rp 1.33 Triliun atau sebesar 93,17 Persen.

Laura menjelaskan bahwa belanja tidak langsung dialokasikan sebesar Rp 820,83 Milyar terealisasi hingga 97.07 persen atau senilai 796,77 Milyar.

“Belanja ini terdiri dari, Belanja Pegawai, Subsidi, Hibah, Bantuan Sosial, dan Bantuan Keuangan Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintahan Desa,”terang dia.

Belanja Langsung Dialokasikan sebesar Rp 610 milyar lebih terealisasi sebesar Rp 517 Miliar lebih atau 87,93 persen yang terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang dan jasa dan Belanja Modal.

Tahun anggaran 2020 Target pembiayaan daerah Rp 27 Milyar terealisasi sebesar Rp 29,25 Milyar atau 105,14 persen yang berasal dari Silpa tahun sebelumnya direalisasikan sebesar Rp 74,14 Milyar sedangkan pengeluaran untuk investasi pemerintah daerah dan pembayaran utang terealisasi sebesar Rp 41,88 Milyar.

Pada kesimpulannya target pendapatan daerah Nunukan anggaran 2020 sebesar Rp.1.40 triliun dan realisasinya dibawah target.

“Dari target 1.40 triliun pendapatan Nunukan 2020 dan terealisasi sebesar Rp, 1,35 Triliun atau 96,46 Persen,”pungkasnya. (pubdok/ka)