NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Sekretariat Daerah Nunukan, Muhktar menyatakan pemerintah Kabupaten Nunukan serius untuk bekerjasama membangun energi kelistrikan di wilayah III Nunukan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), masih banyak potensi energi terbarukan dan ingin mengembangkan ekonomi berkelanjutan, termasuk dengan masuknya Investor untuk mewujudkan langkah-langkah pembangunan tersebut.
“Sebagai Kabupaten di Kaltara yang kaya akan potensi diperbatasan, termasuk mineral dan energi, maka perlu untuk pemerataan pembangunan,” ujar Mukhtar di ruangannya pada Jumat (22/01/2021).
Menurut Mukhtar, hal ini dilakukan karena adanya investasi yang masuk guna membangun energi listrik di perbatasan Nunukan, khususnya di wilayah III (Kabudaya) artinya telah memberikan arahan yang jelas tentang energi terbarukan dan pengembangan industri berbasis ramah lingkungan.

Adapun lokasi pembangunan PLTA 25 Megawatt (MW) ada di antara sungai Lumbis Pansaingan dan Lumbis Ogong dengan luas persiapan pembebasan lahan 3000 meter persegi- 2 hektar. Sedangkan pihak investor yang akan menggarap PLTA tersebut ialah PT. Sembakung Sumber Energi Lestari, investor dalam negeri ini berasal dari Samarinda, Kalimantan Timur
Mukhtar mengatakan telah mengetahui rekam jejak PT. SSEL. Dirinya pun ingin memastikan bahwa rencana investasi dan pelaksanaannya akan berjalan dengan prinsip saling menghormati, berkelanjutan, pembangunan ekonomi yang diiringi pembangunan di bidang sosial serta menjaga kelestarian lingkungan, dengan tetap mengedepankan aturan regulasi yang ada.
“Semua masih dalam tahap proses, doakan saja segera selesai administrasinya sesuai dengan regulasi dan aturan mainnya, untuk pengerjaan PLTA 25 MW di Wilayah III, kami juga targetkan tahun 2025 sudah selesai pembangunannya,” tutup mukhtar.(*)


