Jalan Sehat Kerukunan, Gubernur Suarakan Persatuan Kerukunan Antarumat Beragama di Kaltara

oleh -114 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti ke-80.

Giat Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dilaksanakan bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), digelar di Lapangan Agatis, Selasa (6/1) pagi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal mengatakan kerukunan tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus diciptakan dan dirawat bersama melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Kaltara.

Baca Juga  Wagub Ingkong Ala Dorong Evaluator Tingkatkan Kualitas Penyusunan LPPD dan SPM Kaltara

“Dengan bergerak bersama, kita tidak hanya membangun tubuh yang sehat tetapi juga jiwa yang kuat serta persaudaraan yang semakin erat,” ucap Gubernur Zainal.

Ia menuturkan berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 8 dan 9 tahun 2006, Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama merupakan tanggung jawab bersama antara umat beragama dan pemerintah.

Baca Juga  SPMB Mulai Diterapkan, Pemprov Kaltara Dorong Akses Pendidikan Lebih Merata

“Oleh karena itu sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Zainal juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah dan khususnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltara serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Berdasarkan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 oleh Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI), Provinsi Kaltara berhasil menempati peringkat pertama secara nasional dengan nilai 87,23, serta skor toleransi mencapai 93.

Baca Juga  Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan Kaltara, Gubernur Minta Perhatian Pemerintah Pusat

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni dan toleransi,” jelas Zainal.

Zainal mengajak seluruh masyarakat Kaltara dapat menjadikan momentum kegiatan ini sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya.

“Mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan serta berperan aktif sebagai pelaku utama dalam menciptakan wilayah Kaltara yang damai dan tenteram,” pungkasnya. (dkisp)

Bagikan

Tinggalkan Balasan