NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Hj Asmin Laura Hafid yang juga Bupati Nunukan dua periode dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI ) Kabupaten Nunukan Periode 2021-2026 oleh Ketua HKTI DPD sekaligus Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Drs.H.Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, Jumat (11/03/22) di Nunukan.
Secara umum Hj Asmin Laura Hafid mengatakan HKTI harus terus berkembang dengan baik untuk memajukan pertanian di Kabupaten Nunukan.
“HKTI sebagai wadah guna memberikan manfaat bagi perkembangan pertanian di Nunukan, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM) atau membuka Jalan Tani untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraaan petani,” ujar Laura sapaan akrabnya kepada Kaltaraaktual.com pada Jumat, (11/03).
Laura yang dua periode menjabat sebagai Ketua DPC HKTI Nunukan menerangkan, diperiode pertama sudah menjalankan beberapa program yang hingga kini terus berjalan seperti pasar tani setiap hari minggu, program jalan tani masyarakat, memfasilitasi petani menjual hasil pertanian lokal, melakukan event event para petani.
“Alhamdulillah diperiode pertama saya, semuanya berjalan baik. Seperti membuka jalan tani, tahun ini bisa lolos 40 tersebar di beberapa titik kecamatan. Kedua event tani seperti kolempen capir juga sudah jalan,” terang Laura.

Bagi Laura yang juga menjabat Bupati Nunukan dua periode ini menjelaskan, program pemerintah kabupaten sudah sejalan dengan HKTI dalam bidang ketahanan Pangan khususnya pada pertanian.
“Tentu sinergitas itu terjalin baik, ini sangat bermanfaat untuk para petani. bahkan produk beras lokal kita juga sudah punya sendiri,” jelas Laura.
Disinggung apa saja yang akan dilakukan untuk periode kedua, Laura mengatakan tidak ada perubahan Program dasar HKTI Nunukan, namun dirinya tetap konsisten menjalankan program pertanian yang sudah ada.
“Saya tetap menjalankan apa yang semestinya dijalankan diperiode pertama. Hal ini demi konsistensi menopang ketahanan pangan dan kedaulatan pangan di Kabupaten Nunukan. Petani tidak butuh atribut, petani tidak butuh bendera, tapi petani memerlukan kemudahan dari menaman bibit hingga penjual produk lokal,” tegas Laura.
Ibu dari tiga orang anak ini juga berharap petani bisa tetap eksis dan semangat terus untuk bersama-sama memajukan pertanian Nunukan.
“Tantangan tentu ada, namun sepanjang kita punya niat baik, Inshaallah pasti akan bisa kita atasi bersama,” pungkasnya. (KA)


