NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Setahun menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menggelar Kirab Pemilu yang diselenggarakan secara serentak di tujuh daerah di Indonesia, termaksud di Kalimantan Utara (Kaltara).
Untuk diketahui, di Kaltara, Kirab Pemilu ini sudah dimulai sebelumnya di Ibu Kota Provinsi Kaltara, di mana KPU Provinsi menyerahkan tongkat estapet Kirab Pemilu ke KPU Bulungan. Setelah itu, Kirab Pemilu dilanjutkan ke KPU Tarakan belum lama ini.
“Nunukan merupakan daerah ke tiga melakukan Kirab Pemilu, di mana tongkat estapet kirabnya diserahkan KPU Tarakan ke KPU Nunukan,” kata Ketua KPU Nunukan, Rahman, usia menghadiri Kirab Pemilu, Rabu (22/02/23) di Alun-Alun Nunukan.
Rahman menjelaskan, tujuan Kirab Pemilu ini dilaksanakan tidak lain untuk mensosialisasikan, menyampaikan dan menegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat, bahwasanya tahapan Pemilu tetap dilaksanakan dan sudah berjalan sesuai jadwal.
“Dari KPU Pusat, telah memberikan kebebasan kepada KPU di daerah untuk melakukan kegiatan sosialisasi dengan caranya sendiri disetiap tempat,” jelas Rahman.
Selain itu, Rahman menerangkan, kegiatan Kirab Pemilu ini untuk memberitahukan kepada masyarakat luas, terkait partai politik (parpol) apa saja yang lolos tahapan verifikasi fakual (verfak) dan menjadi peserta Pemilu.
“Kan dalam kirab tadi kita juga membawa atributnya parpol, jadi KPU juga memperkenalkan parpol mana saja kedepannya ikut sebagai peserta Pemilu 2024,” terang rahman.
Namun, Rahman menegaskan, tujuan dari Kirab Pemilu ini sendiri tidak lain memberitahukan kepada masyarakat luas termaksud di Nunukan, bahwasanya Pemilu itu bukan hanya tanggungjawab pihak penyelenggara, dalam hal ini KPU.
“Pemilu ini tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sehingga kedepanya Pemilu itu menjadi lebih baik dari Pemilu sebelumnya,” teganya.

Disinggung masalah antusias masyarakat Nunukan terhadap Pemilu 2024, Rahman mengungkapkan, KPU Nunukan sangat optimis jika Pemilu 2024 dapat berjalan lancara dengan angka partisipasi yang memuaskan.
Mengingat, lanjut Rahman, pada Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebelumnya antusias masyarakat Nunukan sangat tinggi mencapai 80 persen. Padahal, Pemilu atau Pilkada sebelumnya dilaksanakan dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Kalau dulu Pilkada di Nunukan partisipasinya sampai 80 persen, maka Pemilu 2024 nanti kami sangat optimis bisa sukses, apalagi saat ini Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Rahman menuturkan, kenapa KPU Nunukan sangat optimis kedepannya Pemilu 2024 dapat sukses. Karena KPU saat ini berkaca pada tahapan Pemilu yang sudah berjalan, di mana antusias masyarakat sangat tinggi.
“Contoh saat verfak parpol kemarin masyarakat sangat menyambut dengan baik, begitu juga verpak dukungan calon DPD RI dan pada saat pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) sangat disambut masyarakat Nunukan, walau ada satu atau dua orang yang menolak,” tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, setelah KPU Nunukan, Kirab Pemilu ini akan dilanjutakan ke Kabupaten Malinau, di mana tongkat estapet kirab akan diserahkan KPU Nunukan ke KPU Malinau, kemudian dilanjutkan ke KPU Tana Tidung dan selanjutnya bergeser ke Kalimantan Timur (Kaltim). (cnt/*red)


