Musim Kemarau Melanda, HMI Nunukan Temui Direktur PDAM

oleh
oleh

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Hampir sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami kondisi musim kemarau sehingga berdampak pada kekeringan air bersih yang dibutuhkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Nunukan. Untuk itu Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Nunukan sambangi dan melakukan hearing ke kantor PDAM Nunukan, pada Jumat, (28/4/23).

Ketua HMI Cabang Persiapan Nunukan Muhammad Agus mengatakan, selama musim kemarau melanda Kabupaten Nunukan membuat sebagian besar masyarakat merasakan dampaknya yakni kesulitan mendapatkan air bersih.

“Datangnya kami disini tidak lain tidak bukan untuk kepentingan masyarakat sebagai sosial control dan ingin bertanya langsung terkait beberapa hari terakhir ini terjadi kesulitan air bersih lalu apa kendalanya dan bagaimana solusi dari pihak PDAM untuk mengatasi persoalan kekeringan air bersih,” beber Agus.

Ditambahkan Wasekum PTKP HMI Cabang Persiapan Nunukan Andi Baso, penurunan elevasi air di embung yang sangat tinggi  menyebabkan pelanggan di pulau Nunukan mengalami kesulitan air bersih sejak bulan Ramadhan dan dimulainya  sistem distribusi air bergilir.

“Karena air ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat seharusnya ini menjadi perhatian kita bagaimana memenuhi kebutuhan dasar ini dan kita tunggu hasil dari solusinya,” tanya Baso.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Perumda Tirta Taka Nunukan Masdi mengatakan, kondisi Embung Sei Bolong yang mengalami kekeringan bukan kali pertama dan kerap terjadi saat musim kemarau melanda.

“Seperti diketahui, air baku PDAM Nunukan masih bergantung pada curah hujan musiman,” kata Masdi.

Masdi juga menjelaskan, solusi yang dilakukan pihaknya sejak beberapa hari yang lalu sudah mendistribusikan air bersih secara bergiliran kepada warga.  “kita sedang turun ke lapangan untuk berbagi air bersih ke warga sejak beberapa hari yang lalu dan ini akan secara bergiliran karena terbatasnya transportasi,” jelas Masdi.

Sedangkan untuk solusi jangka panjangnya, menurut Masdi, PDAM Tirta Taka Nunukan pihaknya sudah mengusulkan penambahan embung baru untuk menampung air hujan. “Solusi jangka panjang nya ialah penambahan embung, itu semua katanya masih proses dan Pemkab Nunukan juga sudah berupaya, karena peran PDAM pada prinsipnya memang bertugas untuk mengelola dan mengoperasikan air bersih,” tambahnya.

Selain itu, PDAM Tirta Taka Nunukan juga akan menggelar Shalat Istisqa bersama memohon doa kepada Tuhan meminta agar diturunkan air hujan di embung PDAM Nunukan yang terletak di Jalan Pong Tiku, RT 17, Nunukan Tengah. (*ka/abs)

Tinggalkan Balasan