TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi meluncurkan kegiatan “Kaltara Berzakat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi” sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial dan mendukung pengentasan kemiskinan. Kegiatan tersebut digelar di ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (03/03/26).
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan bahwa zakat memiliki dua dimensi penting, yaitu dimensi ibadah dan dimensi sosial ekonomi.
Dalam dimensi ibadah, zakat merupakan kewajiban setiap muslim yang telah memenuhi syarat untuk menyisihkan sebagian hartanya kepada yang berhak menerima. Zakat bertujuan menyucikan jiwa dan harta.
Sementara dalam dimensi sosial, zakat berperan memperkuat solidaritas masyarakat, membantu pengentasan kemiskinan, mendukung pembiayaan pendidikan, serta menolong warga yang kurang mampu.
“Zakat menjadi pilar untuk memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Denny.
Melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2024, pemerintah mendorong optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS), termasuk peran aktif Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Denny juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas kaltara yang terus berupaya memaksimalkan penerimaan dan penyaluran ZIS melalui berbagai program, salah satunya “Kaltara Berzakat”.
Ia mengajak seluruh ASN dan pelaku usaha untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup guna memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kaltara.
“Semoga penerimaan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah tahun ini bisa mencapai target yang sudah ditetapkan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima Zakat Profesi dari PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (BPD Kaltimtara) periode Januari–Desember 2025 sebesar Rp633.414.080.
Selain itu, diserahkan berbagai bantuan kepada para mustahiq, di antaranya Zakat Fitrah sebanyak 14 ton 65 kg beras untuk 2.813 penerima di seluruh Kaltara dengan total nilai Rp222.227.000.
Program lain yang disalurkan meliputi paket “Ramadan Bahagia” dan paket iftar, bantuan kursi roda serta sanitasi masjid melalui program Kaltara Sehat, beasiswa penuh dan belanja gratis untuk anak yatim dan dhuafa dalam program Kaltara Cerdas & Taqwa. (dkisp)
