Pilpres Telah Usai, Ketua PW Muhammadiyah Kaltara Ajak Warga Rajut Kebersamaan

oleh -5 Dilihat
oleh
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PW) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H. Syamsi Sarman. Sumber foto: ist

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com– Quick count Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 oleh beberapa lembaga survei banyak yang telah selesai. Hasilnya, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran hampir pasti menang satu putaran namun hal ini masih menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PW) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H. Syamsi Sarman meminta kepada semua pihak khususnya yang berada di Kaltara agar bisa bersabar menunggu hasil resmi dari pihak KPU RI walaupun secara hasil quick count pilpres dimenangkan oleh pasang Prabowo-Gibran nomor urut 2.

“Kita tunggu saja hasil rekapitulasi suara (real count) dari KPU RI secara resmi,” ucap H. Syamsi Sarman kepada Kaltaraaktual.com pada Jumat, (17/02/24).

Selain itu, dirinya juga mengajak kepada semua pihak nantinya untuk menerima apapun hasil pemilihan presiden atau Pilpres 2024 dan kembali merajut kebersamaan dengan menjaga persatuan dan kesatuan.

“Siapapun nantinya yang akan memenangi pilpres 2024, baik itu pasangan Anies-Cak Imin nomor urut 1, Prabowo-Gibran nomor urut 2 atau Ganjar-Mahfud nomor urut 3, dialah presiden dan wakil presiden nya, sesuai hitungan resminya dan penetapan KPU RI,” ujarnya.

“Pada prinsipnya kita sudah menunaikan hak pilih pada pemilu pilpres dan pileg.  Artinya ini awal yang baru dimana dibalik perbedaan pilihan yang kemarin, kita kembali bisa bersatu dan merajut kebersamaan,” tambahnya.

Ketua PW Muhammadiyah Kaltara ini juga menerangkan, ketika nantinya ada pihak yang merasa kurang puas dan lain sebagainya pada hasil pilpres 2024 agar bisa mengikuti proses hukum melalui mekanisme pemilu sehingga bisa mencegah hal-hal yang tidak perlu dilakukan seperti tindakan anarkisme.

“Jika ada pihak yang kurang akan hasil pilpres 2024, bisa melaporkan ke Bawaslu atau mengikuti proses pendaftaran gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), sesuai mekanisme undang-undang kepemiluan di Indonesia,” terangnya.

“Perlu diingat, kita perlu untuk menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara, proses demokrasi di pemilu telah usai, persaudaraan selamanya,” demikian.

Menurut informasi yang dihimpun, hasil quick count Pilpres 2024 dari Lembaga Survei Indonesia (LSI)
– Anies-Cak Imin: 25,30 persen.
– Prabowo-Gibran: 57,46 persen.
– Ganjar-Mahfud: 17,23 persen.
– Jumlah data yang masuk: 97,90 persen.

Litbang Kompas (PT Kompas Media Nusantara)
– Anies-Cak Imin: 25,29 persen.
– Prabowo-Gibran: 58,51 persen.
– Ganjar-Mahfud: 16,19 persen.
– Jumlah data yang masuk: 95,2 persen (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan