NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Sebagai bentuk bela sungkawa dan penghormatan terhadap korban meninggal dunia musibah banjir di Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Polres Nunukan menggelar kegiatan shalat ghaib pada Jumat, (25/11/22) di Masjid Jami Al-Ikhlas Jalan Cik Ditiro RT.17 Nunukan Timur bersama jamaah sekitar 200 orang dengan Iman Masjid Ustads Rusman.
Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto mengatakan, pihaknya beserta segenap jajaran Polres Nunukan menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Cianjur
“Semoga korban yang meninggal dalam kondisi husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, kekuatan serta keikhlasan,” ucap Ricky.
Oang nomor satu di kepolisian sektor Nunukan ini memerintahkan, agar personilnya melaksanakan shalat ghaib di wilayah masing-masing dengan mengajak para pengurus Masjid dan jamaah yang berada di sekitar wilayahnya. Ia juga tak lupa mengucapkan duka mendalam atas musibah dan bencana alam yang terjadi di Kabupaten Cianjur.
“Untuk korban yang masih dinyatakan hilang, semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat. Namun jika berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal semoga meninggal dalam keadaan baik dan dapat dimakamkan dengan layak,” ucap Ricky.
Sebelumnya juga jajaran Polres Nunukan sudah mengumpulkan dana yang nantinya akan disumbangkan kepada warga Cianjur yang sedang tertimpa musibah.
“Semoga bantuan yang kami salurkan bisa sedikit meringankan beban para korban gempa bumi di Cianjur,” katanya.
Bagi Kapolres Nunukan, pelaksanaan shalat ghaib juga merupakan kewajiban umat Islam untuk mendoakan dan menyalatkan jenazah yang tidak diketahui keberadaannya. (*red)
