Sekprov Kaltara Minta Fasilitas Pelabuhan Tengkayu I Dibenahi Cepat

oleh
oleh

TARAKAN, KaltaraAktual.com-  Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan pada Kamis (09/04/26) malam. Sidak ini dilakukan untuk memastikan aktivitas bongkar muat, pelayanan, serta keamanan pelabuhan berjalan optimal.

Kunjungan tersebut dilakukan usai menghadiri agenda bersama Ombudsman RI serta penyambutan anggota DPD RI, mewakili Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H, M.Hum. Di sela tugasnya, Denny menyempatkan diri melakukan peninjauan langsung, khususnya terhadap aktivitas pelabuhan pada malam hari.

Dalam sidaknya, Denny memastikan proses bongkar muat berlangsung aman dan lancar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan pelabuhan sebagai bagian dari pelayanan publik. “Yang penting tidak ada kebocoran karena ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Tengkayu I merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Pemerintah Provinsi Kaltara, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara optimal dan transparan.

Namun, dari hasil peninjauan, Denny menemukan sejumlah fasilitas yang perlu segera dibenahi, seperti lampu penerangan yang tidak berfungsi serta penataan barang muatan yang dinilai belum rapi.

Ia pun langsung menghubungi Kepala Dinas Perhubungan untuk segera menindaklanjuti temuan di lapangan, mengingat perbaikan fasilitas telah dianggarkan dan saat ini sudah memasuki triwulan kedua.

“Saya minta segera dibenahi karena ini menyangkut pelayanan. Masyarakat harus merasa nyaman dan aman saat bepergian melalui Pelabuhan Tengkayu I,” tegasnya.

Selain itu, Denny juga meninjau fasilitas penunjang lainnya serta berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan terkait kesiapan operasional, termasuk pengaturan penumpang dan aspek keselamatan pelayaran.

Ia turut mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan, terutama dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran.

Pemerintah Provinsi Kaltara, lanjutnya, berkomitmen memastikan kelancaran arus transportasi serta keselamatan masyarakat yang menggunakan jalur penyeberangan di wilayah tersebut. (**)