SMSI Bentuk Pokja Jaga Desa, Hasyim Djojohadikusumo: Saya Datang karena Percaya

oleh -1003 Dilihat
oleh

JAKARTA, Kaltaraaktual.com- Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) resmi mengukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Hall Dewan Pers, Jakarta. Program ini digagas sebagai upaya memperkuat peran media dalam mengawal pembangunan desa sekaligus menjaga persatuan nasional.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan desa harus menjadi garda terdepan sekaligus etalase negara. Menurutnya, pembangunan desa merupakan bagian penting dari upaya merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya setuju desa menjadi garda depan dan etalase negara, bukan entitas yang dinomorduakan,” kata Firdaus.

Pengukuhan Pokja Jaga Desa turut dihadiri Hasyim S Djojohadikusumo sebagai keynote speaker. Hasyim mengaku hadir karena percaya terhadap komitmen SMSI dalam menjalankan program tersebut.

Baca Juga  Pengurus SMSI Diminta Terus Kompak dan Solid

“Saya percaya SMSI. Saya mengapresiasi kegiatan ini, karena itu saya datang,” ujar Hasyim.

Dalam sambutannya, Hasyim juga menegaskan kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif di tengah berbagai informasi mengenai eskalasi demonstrasi yang beredar di publik.

“Ini bukan hanya konfirmasi, tetapi testimoni nyata bahwa Jakarta aman dan kondusif. Selamat untuk SMSI, ini kegiatan yang sangat positif,” katanya.

Firdaus menjelaskan, tahap awal Pokja Newsroom Jaga Desa akan dijalankan di lima provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, dan Sumatera Selatan sebagai proyek percontohan. Setelah itu, SMSI akan melakukan konsolidasi ke seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga  SMSI Nyatakan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS, Dorong Penguatan Kedaulatan Digital

Dalam dialog nasional usai pengukuhan, Hasyim mengingatkan media untuk tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara bertanggung jawab.

“Jangan menjadi pers yang menyesatkan. Sampaikan informasi secara utuh berdasarkan data dan fakta,” tegasnya.

yang dinilai lepas dari konteks sehingga berpotensi mendistorsi kebijakan pemerintah. Ia mengungkapkan telah menjadwalkan dialog dengan mahasiswa dari UI, UGM, dan ITB untuk menyerap kritik dan masukan.

Menurutnya, hasil dialog tersebut akan disampaikan kepada Presiden sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan.

Baca Juga  Kapolri Atensi Kasus Judol di Kementerian Komdigi

Dalam kesempatan yang sama, Firdaus menyampaikan kondisi Gedung Dewan Pers yang dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menampung aktivitas seluruh konstituen pers.

Menanggapi hal itu, Hasyim berjanji akan menyampaikan usulan renovasi gedung kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

“Sayang saya baru mendapat masukan ini sekarang. Kemarin saya baru berdialog panjang dengan Menkomdigi,” kata Hasyim.

Acara pengukuhan diikuti sekitar 100 peserta dan ditutup dengan dialog nasional yang menghadirkan akademisi serta pakar ekonomi dan perbankan. (****)

Bagikan

Tinggalkan Balasan