Warga Malinau Selatan Tak Lagi Antar Jenazah dengan Pikap

oleh -62 Dilihat
oleh
Sumber Foto: diskominfo Malinau

MALINAU, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Malinau menyerahkan bantuan mobil ambulans dan mobil jenazah untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Malinau Selatan. Bantuan tersebut diterima salah satunya oleh Puskesmas Loreh pada Senin, (09/02/26), di halaman Kantor Bupati Malinau.

Martinus, penerima bantuan dari Puskesmas Loreh, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian terhadap keterbatasan fasilitas kesehatan di wilayahnya. Ia mengatakan, selama ini ketiadaan ambulans membuat masyarakat terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, bahkan mobil pikap, untuk mengantar jenazah ke pemakaman.

Baca Juga  Wakili Bupati, Kadinsos Nunukan Buka Musyawarah ke-3 GOW Nunukan

“Ini sangat membantu. Dengan adanya ambulans dan mobil jenazah, pelayanan kesehatan di Malinau Selatan bisa lebih manusiawi dan layak,” kata Martinus.

Ia menjelaskan, wilayah kerja Puskesmas Loreh mencakup sembilan desa dengan kondisi geografis yang menantang. Sesuai arahan pemerintah daerah, pelayanan kesehatan juga diharapkan dapat menjangkau hingga wilayah Tanjung Nanga di Kecamatan Malinau Selatan Hulu, yang jaraknya masih relatif dekat dari pusat kecamatan.

Baca Juga  Usai Dilantik, Bupati dan Wabup Bulungan Prioritaskan Kedaulatan Pangan

Sementara itu, Bupati Malinau menegaskan agar seluruh fasilitas yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.

“Kami juga meminta agar penggunaan kendaraan operasional tersebut diawasi bersama oleh masyarakat demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan” imbuhnya.

Pemerintah daerah berharap tambahan armada layanan kesehatan ini dapat mempercepat akses masyarakat terhadap layanan medis sekaligus meningkatkan standar pelayanan di wilayah terpencil Kabupaten Malinau. (diskominfomln/red)

Baca Juga  Polresta Bulungan Musnahkan Barang Bukti Sabu Asal Kota Tarakan
Bagikan

Tinggalkan Balasan