Ramah Tamah dengan Inspektur BP2MI, Bupati Laura Sampaikan Problem PMI

oleh
oleh
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama Wakil Bupati Nunukan H Hanafiah foto bersama Inspektur Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Firdaus Gazali. Foto: hbm/Diskominfotiknnk

NUNUKAN, Kaltaraaktual.com– Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, Rabu, (01/06/22) menyambut dan memfasilitasi kedatangan Inspektur Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Firdaus Gazali beserta rombongan dengan acara malam ramah tamah yang dilaksanakan di Restoran Lenflin.

Kepala daerah perempuan pertama di Kalimantan Utara ini mengatakan, keberadaan BP2MI di Nunukan adalah sentral untuk menyelesaikan persoalan-persoalan perlindungan pekerja migran Indonesia.

“Keberadaan BP2MI ini terutama sosok pak ginting ini, saya sangat terbantu sekali. karena apapun yang menjadi tugas dan tanggung jawab itu, biasanya hanya sekedar menjadi tugas dan tanggung jawab tetapi kita memang membutuhkan sosok yang benar-benar tangguh dalam menyelesaikan banyak masalah-masalah itu dan pak ginting satu diantaranyaā€¯.

Ibu dari tiga orang anak merasa
bersyukur karena bisa langsung menyambut Inspektur dan Direktur BP2MI di rangkaian acara Malam Ramah Tama yang di Inisiasi Pemkab Nunukan. Selain itu Bupati Nunukan dua ini juga menyampaikan problem yang ada.

“Bapak Inspektur dan Bapak Direktur perlu saya laporkan UPT BP2MI Nunukan ini, sebenarnya sangat banyak yang ingin saya ungkapkan, tetapi saya yakin perlahan dan seiring berjalannya waktu dengan adanya BP2MI di Nunukan masalah-masalah itu juga banyak disampikan, setiap ada tamu dari pusat itu semua masalah pasti kami sampaikan dan sebenarnya paling penting adalah solusi dari permasalah itu,” ungkap Laura.

Disisi lainnya, Laura menerangkan kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang butuh perhatian khusus, utamanya soal pendanaan yang membutuhkan kewenangan yang jelas.

“Alhamdulillah, saya yakin PMI yang ada di Nunukan ini dari tahun ke tahun, dari zaman ke zaman ada perbaikan -perbaikan pelayanan, tetapi ada beberapa hal di luar dari pada konteks tanggung jawab dan kewenangan PMI itu sendiri yang terjadi di daerah kita. dan mungkin itu yang belum ada solusinya sampai sekarang, di setiap kementrian terkait kita sampaikan semua masalah tersebut, ada yang teratasi dan ada juga yang belum teratasi. ada juga masalah yang kami sampaikan terkait pendanaan yang masih membingungkan kita,” terang bupati Nunukan ini.

Pada kegiatan Ramah Tamah bersama Inspektur dan Direktur BP2MI yang dilaksanakan UPT BP2MI Nunukan turut dihadiri Wakil Bupati Nunukan, Sekretaris Daerah Nunukan, serta Forkopimda yang terdiri Kapolres Nunukan, Dandim Nunukan, Danlanal Nunukan, Kajari Nunukan, Dansatgas Nunukan serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Inspektur Firdaus Gazali beserta rombongan tiba di Nunukan tadi sore dan di sambut langsung oleh Sekretaris Daerah Serfianus bersama Forkopimda Kabupaten Nunukan di Pelabuhan Liem Hie Jung. (hbm/*red)

x

Tinggalkan Balasan