Dari Dinkes hingga BPSDM, Sekprov Kaltara Dorong Budaya Kerja Profesional

oleh -27 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, H. Denny Harianto, melanjutkan safari perangkat daerah dengan mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara dan Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltara, Jumat, (23/01/26).

Kunjungan ini dilakukan bersama Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kaltara Jaini  dan Kepala Biro Umum Kaltara Panji Agung. Menurut Denny, peninjauan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya memastikan pelayanan publik berjalan optimal sejak awal tahun.

Baca Juga  Gubernur Zainal Luncurkan Satu Data Kaltara, Pusat Integrasi Pembangunan Daerah

Di Kantor Dinkes Kaltara, Denny meninjau sejumlah ruangan kerja guna memastikan kenyamanan pegawai dan kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Ia juga memperhatikan penataan ruang Bidang Kesehatan Masyarakat di lantai dua, termasuk pemilihan warna dan tata letak ruangan.

“Lingkungan kerja yang asri dan rapi akan berpengaruh langsung pada produktivitas pegawai,” ujar Denny.

Selain itu, Denny meninjau gudang farmasi untuk memastikan ketersediaan dan kelayakan obat-obatan. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus menjamin rasa aman bagi masyarakat, termasuk dari sisi mutu dan keamanan obat.

Baca Juga  DLH Kaltara Dorong Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Pembangunan Berkelanjutan

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kantor BPSDM Kaltara di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM). Sambil melihat kondisi bangunan, Denny menyampaikan harapannya agar BPSDM dapat segera menempati kawasan tersebut.

Ia mendorong agar pembangunan fasilitas bagi Aparatur Sipil Negara dapat terfokus dalam satu kawasan terpadu. “Mudah-mudahan OPD teknis bisa melihat kondisi ini. Saya ingin ke depan kita fokus di kawasan baru,” katanya.

Baca Juga  Ketua KI Kaltara Bongkar Kekeliruan Pemberitaan Dana Reboisasi: Angka Tak Sesuai, Masalah Sudah Selesai

Sebelum meninggalkan lokasi, Denny mengingatkan pentingnya memperhatikan hal-hal mendasar yang kerap terlewat, seperti penataan warna ruangan dan pengaturan waktu kerja agar lebih efektif.

Ia juga meminta ASN memperhatikan penampilan, termasuk penggunaan aksesori khas Kalimantan Utara sebagai bentuk profesionalisme sekaligus kecintaan terhadap kearifan lokal. (red)

Bagikan

Tinggalkan Balasan