TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara) menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting dalam menyiapkan arah pembangunan daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, mengatakan data ekonomi yang lengkap dan akurat akan sangat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan lintas sektor, termasuk yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga kualitas lingkungan agar pembangunan tetap memberi dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Data menjadi fondasi utama dalam menentukan kebijakan pembangunan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 punya peran strategis untuk melihat kondisi riil aktivitas ekonomi di daerah,” kata Hairul, Senin (25/05/26).
Ia menjelaskan, DLH Kaltara mendukung penuh pelaksanaan sensus tersebut melalui koordinasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya. Dukungan itu dilakukan untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal dan mampu menghasilkan informasi yang komprehensif.
Hairul menilai, aktivitas ekonomi yang terus berkembang di Kaltara perlu dibarengi dengan pengawasan lingkungan yang ketat. Mulai dari pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, hingga kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan lingkungan menjadi perhatian penting pemerintah daerah.
Ia menegaskan, konsep pembangunan berkelanjutan harus menjadi acuan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kaltara.
“Jangan sampai pertumbuhan ekonomi justru mengorbankan lingkungan. Keduanya harus berjalan seimbang agar manfaat pembangunan bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
DLH Kaltara berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat menjadi rujukan pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, serta tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup di daerah. (ik/*red)







