DLH Kaltara Dorong Warga Kurangi Sampah Plastik, Serukan Aksi Nyata Hadapi Krisis Iklim

oleh -1250 Dilihat
oleh
DLH Kaltara bersama Petugas dan pegiat lingkungan saat mengikuti aksi peduli lingkungan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Sabtu, (06/06/26)

TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara mengajak masyarakat ikut terlibat langsung dalam gerakan peduli lingkungan melalui aksi sederhana yang dinilai berdampak besar terhadap penanganan perubahan iklim.

Ajakan itu disampaikan Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, setelah mengikuti rapat koordinasi nasional dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 yang mengangkat tema “Act Now for Climate” atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Menurut Hairul, persoalan lingkungan saat ini tak lagi bisa dianggap sepele. Peningkatan volume sampah, pencemaran, hingga kerusakan ekosistem disebut menjadi tantangan serius yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat di tingkat rumah tangga.

Baca Juga  Dukungan Terus Mengalir, Tokoh Adat dan Masyarakat Malinau Sepakat Dukung ZIAP

Ia menilai perubahan perilaku menjadi langkah penting dalam menjaga lingkungan, salah satunya dengan membiasakan memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Upaya menjaga lingkungan harus dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya, Sabtu, (06/06/26).

DLH Kaltara juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah di banyak daerah. Untuk itu, pemerintah daerah disebut terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui penguatan bank sampah, edukasi lingkungan, hingga penerapan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R).

Baca Juga  Maksimalkan Alam dan Budaya, Hj Rahmawati Optimistis Wisata Kaltara Bisa Bersaing

Selain pengelolaan sampah, pihaknya turut mendukung penghijauan dan pelestarian ruang terbuka hijau sebagai bagian dari langkah meningkatkan ketahanan lingkungan menghadapi dampak perubahan iklim.

Hairul mengatakan, peringatan Hari Lingkungan Hidup seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum memperkuat kesadaran kolektif agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), DLH Kaltara berharap masyarakat bisa lebih aktif terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Kapolda Kaltara Pimpin Upacara HSP ke-96

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Jika dilakukan secara gotong royong, dampaknya akan jauh lebih besar untuk masa depan,” katanya.

DLH Kaltara optimistis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga lembaga pendidikan dapat memperkuat upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kaltara. (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan