NUNUKAN, KaltaraAktual.com- Kondisi sejumlah fasilitas di SMK Negeri 1 Nunukan menjadi sorotan setelah anggota DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Ruman Tumbo, melakukan peninjauan langsung ke sekolah tersebut pada Senin (18/05/26).
Dalam kunjungannya, legislator Komisi IV DPRD Kaltara itu menemukan beberapa bagian bangunan baru yang dinilai belum layak digunakan. Salah satu temuan yang paling disoroti yakni kebocoran pada atap ruangan meski gedung tersebut diketahui baru dibangun tahun 2025.
Menurut Ruman, kondisi itu membuat beberapa ruang tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena air masuk saat hujan turun. Ia menilai kualitas pengerjaan proyek perlu dievaluasi agar tidak merugikan proses belajar mengajar di sekolah.
Selain persoalan atap, ia juga menyoroti fasilitas pendukung lain yang belum selesai dikerjakan. Beberapa toilet disebut belum bisa digunakan lantaran perlengkapannya belum lengkap, sementara akses tangga pada bangunan juga belum dilengkapi pengaman.
“Masih ada fasilitas yang belum tuntas, padahal bangunannya sudah berdiri. Ini tentu perlu perhatian serius,” ujarnya saat meninjau lokasi.
Ruman menyebut pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan memanggil instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltara, guna meminta penjelasan mengenai kondisi proyek sekolah tersebut.
Ia memastikan persoalan itu nantinya akan dibahas lebih lanjut di DPRD Kaltara sebagai bentuk pengawasan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di daerah. (pk/red)







