TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com– Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar kegiatan Polantas Menyapa bersama komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Sabtu (20/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 2026.
Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto Abadhy, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut. Menurutnya, peran pengemudi ojol saat ini tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolda menilai keberadaan ojol turut membantu memperluas akses layanan bagi masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mendistribusikan produk mereka kepada konsumen.
“Kehadiran para pengemudi ojek online telah menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara, Kapolda secara simbolis menyerahkan rompi keselamatan kepada perwakilan pengemudi ojol. Selain itu, bantuan sosial juga diberikan kepada sejumlah anggota komunitas yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Tak hanya seremonial, kegiatan Polantas Menyapa juga diisi dengan layanan bakti kesehatan, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga forum dialog antara kepolisian dan para pengemudi ojol. Dalam sesi tersebut, peserta diberi pemahaman mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas dan keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Kapolda mengajak para pengemudi ojol untuk menjadi pelopor keselamatan dengan selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta menjaga etika berkendara.
Ia menegaskan bahwa upaya menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol yang setiap hari berinteraksi langsung di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Polda Kaltara berharap hubungan kemitraan dengan masyarakat, khususnya komunitas ojek online, semakin kuat. Selain mempererat komunikasi, program tersebut juga diharapkan menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kaltara. (hmspoldakaltara/red)







