Didorong Aspirasi Anggota DPR RI, BLK Kaltara Masuki Tahap Tender untuk Cetak Tenaga Kerja Siap Industri

oleh -1325 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, KaltaraAktual.com– Rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kementerian Ketenagakerjaan di kawasan Kota Baru Mandiri (KBM), Tanjung Selor,  Kalimantan Utara (Kaltara), kian mendekati tahap pelaksanaan. Setelah proses administrasi dan legalitas lahan dinyatakan tuntas, proyek tersebut kini bersiap memasuki tahapan lelang konstruksi.

Pemerintah Provinsi Kaltara bersama Kementerian Ketenagakerjaan telah menyelesaikan proses penyerahan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pelatihan tersebut. Penyelesaian status aset menjadi salah satu syarat utama agar proyek dapat dilanjutkan ke tahap pengadaan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kaltara, Asnawi, menjelaskan bahwa seluruh dokumen kepemilikan lahan kini telah berada di bawah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan. Dengan demikian, proses pembangunan dapat segera dijalankan sesuai jadwal yang telah disusun pemerintah pusat.

Baca Juga  Ketua ORI Kaltara: Pihak Sekolah Dilarang Praktik Jual Beli Seragam dan Buku

Menurutnya, pembangunan BLK merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kaltara yang saat ini tengah mengalami pertumbuhan investasi cukup pesat, terutama di sektor industri dan proyek strategis nasional.

Di sisi lain, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kaltara, Rahmawati Zainal, turut memberikan dukungan terhadap percepatan realisasi pembangunan fasilitas tersebut. Ia menilai keberadaan BLK akan menjadi sarana penting dalam menyiapkan tenaga kerja lokal agar memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Baca Juga  Momentum HAN ke-41, Wabup Kilat: Jadilah Anak-anak Hebat, Tangguh, dan Siap Mengisi Indonesia Emas 2045

Hj Rahmawati berharap masyarakat Kaltara dapat memperoleh akses pelatihan yang lebih luas sehingga mampu bersaing mengisi peluang kerja yang muncul seiring berkembangnya berbagai investasi di daerah.

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan saat ini masih memfinalisasi dokumen teknis, termasuk perhitungan kebutuhan anggaran pembangunan. Sejumlah dokumen pendukung seperti desain bangunan dan perencanaan kawasan disebut telah rampung disusun.

Apabila seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai rencana, proses tender proyek diperkirakan mulai dibuka pada Juli 2026. Setelah pemenang lelang ditetapkan, pekerjaan konstruksi ditargetkan dapat dimulai pada Agustus mendatang.

Baca Juga  Gubernur Zainal Dorong Optimalisasi Zakat ASN untuk Pemerataan Ekonomi

BLK tersebut akan dibangun di kawasan KBM yang dinilai memiliki posisi strategis karena berada di jalur penghubung menuju sejumlah wilayah penting di Kalimantan Utara, termasuk akses menuju kawasan industri dan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Seluruh pembiayaan pembangunan, termasuk penyediaan peralatan praktik dan fasilitas pelatihan, akan ditanggung oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Kehadiran BLK diharapkan menjadi pusat pengembangan kompetensi tenaga kerja yang mampu mendukung kebutuhan industri sekaligus meningkatkan daya saing masyarakat lokal di pasar kerja. (**)

Bagikan

Tinggalkan Balasan