TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Ajang Kaltara Begimpor 2026 dipastikan menjadi salah satu kegiatan olahraga terbesar dalam rangka memperingati HUT ke-14 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sebanyak 3.000 pelari dari 22 provinsi di Indonesia dijadwalkan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Tak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Bahkan, perputaran uang dari Kaltara Begimpor 2026 diperkirakan bisa mencapai Rp 7 miliar.
Antusiasme peserta mulai terlihat saat pengambilan race pack di Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (30/10/2026). Ribuan peserta tampak memadati lokasi untuk mengambil nomor dada dan perlengkapan lomba.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H Denny Harianto, turut meninjau langsung proses pembagian race pack tersebut.
Denny mengatakan, jumlah peserta tahun ini mencapai sekitar 3.000 orang yang berasal dari 22 provinsi. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan Kaltara Begimpor.
“Pengambilan nomor dada dan race pack sengaja kami pusatkan di Kantor Gubernur. Fasilitas yang tersedia kita manfaatkan agar peserta merasa nyaman. Kami juga menyiapkan area bagi pelaku UMKM untuk berjualan,” ujar Denny.

Dia menyebut, dampak ekonomi dari kegiatan ini cukup besar. Berkaca pada pelaksanaan tahun sebelumnya, transaksi dan perputaran uang tercatat lebih dari Rp 6 miliar.
Tahun ini, pemerintah daerah memperkirakan angka tersebut berpotensi meningkat hingga Rp 7 miliar.
Dampak ekonomi itu diperkirakan dirasakan sejumlah sektor, mulai dari perhotelan, UMKM, transportasi hingga usaha jasa lainnya.
“Ketika peserta dari luar daerah datang, tentu mereka membutuhkan hotel, transportasi, makanan dan berbagai kebutuhan lainnya. Ini yang memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Meski minat peserta terus meningkat, Denny mengatakan jumlah pelari tetap harus disesuaikan dengan kapasitas fasilitas pendukung, terutama ketersediaan akomodasi di daerah.
“Kita melihat antusiasmenya sangat besar. Banyak yang masih ingin ikut, tetapi tentu harus mempertimbangkan kesiapan fasilitas, terutama hotel dan kebutuhan pendukung lainnya,” katanya.
Selain mendorong sektor ekonomi, Kaltara Begimpor 2026 juga menjadi kesempatan bagi atlet daerah untuk mengukur kemampuan.
Pasalnya, ajang tersebut turut diikuti pelari nasional, termasuk atlet yang pernah berlaga di SEA Games. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi motivasi sekaligus tolok ukur perkembangan atlet lari Kaltara.
Pengambilan race pack dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (31/10/2026). Sementara perlombaan Kaltara Begimpor 2026 akan digelar pada Minggu (1/11/2026).
Dengan kehadiran 3.000 pelari dari 22 provinsi, Kaltara Begimpor diharapkan tidak hanya menjadi perayaan olahraga HUT ke-14 Kaltara, tetapi juga menjadi momentum promosi daerah dan penggerak ekonomi masyarakat. (**)








