TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sebagai instrumen penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Kepala DLH Kaltara, Hairul Anwar, mengatakan KLHS memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam setiap kebijakan, rencana, dan program pembangunan yang disusun pemerintah daerah.
“KLHS menjadi salah satu instrumen utama agar setiap kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup,” kata Hairul Anwar saat diwawancarai, Rabu (29/07/26).
Menurutnya, melalui penyusunan KLHS, pemerintah dapat mengidentifikasi lebih awal potensi dampak lingkungan dari berbagai rencana pembangunan. Dengan demikian, langkah mitigasi maupun pengendalian dapat disiapkan sejak tahap perencanaan.
Hairul menjelaskan, hasil kajian tersebut menjadi acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sehingga kebijakan yang diambil lebih terukur dan berkelanjutan.
Selain menyusun KLHS, DLH Kaltara juga terus menyiapkan berbagai dokumen lingkungan lainnya sebagai bagian dari sistem perencanaan pembangunan. Dokumen tersebut menjadi landasan dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya pelestarian lingkungan.
“Seluruh dokumen lingkungan yang kami susun saling melengkapi. Tujuannya agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan fungsi lingkungan hidup,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyusunan dokumen lingkungan juga dilakukan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha hingga masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk menghasilkan kebijakan yang komprehensif dan sesuai dengan kondisi daerah.
Menurut Hairul, Kalimantan Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar sehingga membutuhkan perencanaan yang matang agar pemanfaatannya tetap berada dalam batas kemampuan lingkungan.
“Melalui perencanaan yang baik, kita berharap pembangunan ekonomi tetap tumbuh, investasi berjalan, namun kualitas lingkungan hidup juga tetap terjaga untuk generasi mendatang,” katanya.
DLH Kaltara pun berkomitmen terus memperkuat kualitas penyusunan KLHS dan berbagai dokumen lingkungan lainnya sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Dengan penguatan perencanaan tersebut, pemerintah berharap setiap kebijakan pembangunan di Kalimantan Utara mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan hidup. (***)

