DLH Kaltara Ungkap Kondisi Kualitas Lingkungan Hidup, Pengawasan Terus Diperkuat

oleh -1008 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan kondisi kualitas lingkungan hidup di wilayah Kaltara secara umum masih berada dalam kondisi yang baik. Meski demikian, pengawasan dan pemantauan terus diperkuat seiring meningkatnya aktivitas pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara, Hairul Anwar, mengatakan kualitas lingkungan hidup menjadi salah satu indikator utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap berbagai komponen lingkungan.

“Secara umum kondisi kualitas lingkungan hidup di Kaltara masih cukup baik. Namun kami tidak boleh lengah karena pembangunan terus berjalan sehingga pengawasan harus terus ditingkatkan,” kata Hairul Anwar, Rabu, (29/07/26).

Baca Juga  DLH Kaltara Buka Jalur Aduan Limbah Industri, Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Pelanggar

Menurutnya, pemantauan dilakukan melalui sejumlah indikator, mulai dari kualitas air sungai, kualitas udara ambien, hingga kondisi tutupan lahan yang menjadi bagian dari penilaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

DLH Kaltara juga terus mengumpulkan data dari berbagai wilayah sebagai bahan evaluasi terhadap kondisi lingkungan yang ada. Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menyusun kebijakan maupun program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Data yang kami peroleh menjadi dasar pengambilan kebijakan. Dari situ pemerintah bisa menentukan langkah-langkah yang tepat dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi pencemaran maupun kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga  DLH Kaltara Minta Warga Tak Ragu Laporkan Dugaan Pencemaran Lingkungan

Hairul menambahkan, pengawasan terhadap kegiatan usaha dan pembangunan juga terus dilakukan agar seluruh aktivitas tetap memenuhi ketentuan lingkungan yang berlaku. Upaya ini bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan kelestarian sumber daya alam.

Ia menilai keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan menjadi kunci agar Kaltara tetap mampu berkembang tanpa mengurangi kualitas lingkungan bagi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan berjalan, investasi tetap masuk, tetapi lingkungan juga tetap terjaga. Itu yang menjadi komitmen pemerintah daerah melalui DLH,” ujarnya.

Baca Juga  Dorong Produktivitas Kepemudaan, Pemprov Kaltara Berikan Danah Hibah Rp1,3 Miliar ke KNPI Kaltara

Selain pengawasan, DLH Kaltara juga terus mendorong keterlibatan pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, hingga masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi dinilai menjadi faktor penting untuk mempertahankan kualitas lingkungan hidup di provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Hairul berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, mulai dari pengelolaan sampah, menjaga kebersihan sungai, hingga pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak memiliki tanggung jawab agar sumber daya alam Kalimantan Utara tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang,” pungkasnya. (***)

Bagikan

Tinggalkan Balasan