TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak dunia usaha untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan sekaligus berperan aktif menjaga kelestarian alam. Langkah tersebut dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kaltara.
Sekretaris DLH Kaltara, Ir. Chairunnisah, S.T., M.AP, mengatakan keberhasilan menjaga kualitas lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat.
“Kami berharap dunia usaha semakin meningkatkan kepatuhan terhadap seluruh regulasi lingkungan dan ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan semakin aktif menjaga lingkungan demi masa depan Kalimantan Utara yang berkelanjutan,” ujar Chairunnisah saat diwawancarai, Senin (04/08/26).
Menurutnya, kepatuhan dunia usaha harus diwujudkan melalui pemenuhan seluruh ketentuan yang berlaku, mulai dari pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, hingga penyusunan dan pelaksanaan dokumen lingkungan sesuai peraturan.
Selain itu, perusahaan juga diminta disiplin menyampaikan laporan hasil pemantauan lingkungan melalui sistem pelaporan resmi, seperti StARGe dan SIMPEL, sebagai bentuk transparansi sekaligus evaluasi terhadap kinerja pengelolaan lingkungan.
Chairunnisah menegaskan, aktivitas bisnis juga harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian ekosistem.
“Dunia usaha perlu memiliki tanggung jawab ekologis. Kegiatan usaha harus berjalan seiring dengan upaya menjaga alam agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan yang berdampak bagi masyarakat maupun generasi mendatang,” katanya.
Tak hanya kepada pelaku usaha, DLH Kaltara juga mengajak masyarakat untuk memulai kepedulian terhadap lingkungan dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mencontohkan, masyarakat dapat memilah sampah rumah tangga, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menanam pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun mencemari sungai yang menjadi salah satu sumber kehidupan masyarakat.
“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran kolektif sangat diperlukan agar upaya pelestarian alam tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi menjadi gerakan seluruh elemen masyarakat,” tutup Chairunnisah. (**)


