TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), ditetapkan menjadi lokasi hub atau pusat penghubung bagi 13 Koperasi Nelayan Merah Putih yang akan dibangun di wilayah tersebut. Sebanyak 12 koperasi lainnya akan menjadi titik penyangga.
Kepala Bidang Perikanan dan Kelautan Dinas Perikanan Bulungan, Darmawangsa, mengatakan keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
“Adanya Kampung Nelayan Merah Putih ini semuanya angin segar bagi nelayan kita. Inilah yang dinantikan selama ini, dan ini dijawab oleh pemerintah pusat,” kata Darmawangsa, Senin (21/9/26).
Ia menjelaskan, pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih di Bulungan direncanakan tersebar di 13 titik. Dari jumlah tersebut, satu lokasi di Kecamatan Bunyu akan berfungsi sebagai hub yang menghubungkan koperasi-koperasi nelayan lainnya.
Menurut Darmawangsa, keberadaan koperasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan kelembagaan. Sejumlah fasilitas penunjang aktivitas nelayan juga akan disediakan di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih.
“Di lokasi Kampung Nelayan disediakan fasilitas berupa gudang pembekalan, shelter pendaratan ikan, dan pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan,” ujarnya.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan mulai dari persiapan melaut hingga penanganan hasil tangkapan setelah kembali ke daratan.
Darmawangsa menambahkan, pengelolaan koperasi nantinya akan diserahkan kepada pengurus Koperasi Merah Putih. Sementara itu, Dinas Perikanan Bulungan akan berperan dalam memberikan pendampingan.
“Koperasi Merah Putih nantinya akan diarahkan kepada pengurus Koperasi Merah Putih. Peran Dinas Perikanan adalah melakukan pendampingan terhadap pengelolaan Koperasi Nelayan Merah Putih tersebut,” jelasnya.
Dengan konsep tersebut, pemerintah daerah berharap koperasi dapat menjadi wadah yang mendukung kebutuhan nelayan sekaligus memperkuat pengelolaan usaha perikanan di Kabupaten Bulungan. (jm/red)







