Anggota DPRD Kaltara Ladullah Siap Perhatikan Khusus Sektor Perikanan dan Kelautan

oleh -16 Dilihat
oleh
Anggota DPRD Kaltara, H.Ladullah. foto: istimewa

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- H. Ladullah, Anggota DPRD Kaltara sekaligus Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, sektor perikanan dan kelautan di Kaltara memiliki potensi ekonomi cukup besar sehingga dapat meningkatkan sumber pendapatan para nelayan.

Namun, Politisi PKS asal daerah pemilihan (Dapil) Nunukan ini juga mengakui bahwa salah satu persoalan yang harus dikawal yakni  harga rumput laut di tingkat pembudidaya.

Baca Juga  Kualitas Tentukan Harga, DPRD Kaltara Ingatkan Petani Rumput Laut di Nunukan dan Tarakan

“Kita (legislatif) bersama Pemerintah daerah (Pemda) akan berupaya untuk bersama-sama stabilkan harga rumput laut secara berkelanjutan. Termasuk hasil perikanan lainnya,” kata Ladullah, beberapa waktu lalu.

“Seperti persoalan rumput laut di Nunukan yang selalu menyita perhatian, target saya masalah tersebut bisa segera dicarikan solusi atau jalan keluarnya,” lanjutnya.

Ladullah juga bilang, pemerataan ekonomi di Kaltara juga masih menjadi pekerjaan rumah legislatif dan eksekutif. Seperti, di pedalaman serta perbatasan termasuk wilayah terluar dan terpencil.

Baca Juga  DPRD Kaltara Komitmen Dukung Peningkatan Fasilitas SAE Lanuka Nunukan

“Masyarakat di daerah itu penting untuk mendapat perhatian yang sama untuk itu,” ungkapnya.

Untuk itu alokasi anggaran yang merata perlu dilakukan demi kemajuan ekonomi di wilayah tersebut.

“Ini sangat penting, untuk itu harus sama sama berupaya agar semua masyarakat memiliki kesempatan dan peluang yang sama,” imbuhnya.

Ladullah menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk perjuangkan  alokasi anggaran pembangunan yang lebih besar untuk Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan di Kalimantan Utara.

Baca Juga  Turun Langsung ke Juata Permai, Supa’ad Hadianto Jadikan Reses Ajang “Curhat” Warga

“Kami akan berupaya agar masyarakat Nunukan dapat merasakan pembangunan yang setara dengan kabupaten lainnya,” tutupnya. (adv)

Bagikan

Tinggalkan Balasan