MALINAU, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong pembangunan desa melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelaksanaan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang menjadi ajang lahirnya berbagai inovasi berbasis potensi lokal, belum lama ini, (07/26).
Mewakili Bupati Malinau Wempi W. Mawa, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Agustinus, mengatakan Teknologi Tepat Guna bukan sekadar menciptakan alat atau produk baru, tetapi menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
Menurutnya, teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, aman, ramah lingkungan, dan memanfaatkan potensi lokal memiliki peran besar dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, nilai tambah hasil produksi, hingga kesejahteraan masyarakat.
“Teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, aman, ramah lingkungan, dan berbasis potensi lokal akan menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, nilai tambah hasil produksi, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar.
Agustinus saat membacakan sambutan Bupati. Ia menjelaskan, penyelenggaraan lomba TTG juga membawa misi untuk mengembangkan inovasi teknologi berbasis potensi desa dan kearifan lokal.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kemandirian dan kreativitas masyarakat dengan menghadirkan teknologi yang sederhana, efektif, aman, dan ramah lingkungan.
Melalui inovasi tersebut, pemerintah berharap produktivitas dan pendapatan masyarakat desa terus meningkat sehingga mampu mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, Agustinus juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat peran Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) sebagai pusat inovasi di desa.
“Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengembangan Posyantek sebagai pusat inovasi desa,” katanya.
Kabupaten Malinau, lanjutnya, memiliki rekam jejak membanggakan di bidang inovasi teknologi desa. Pada 2018, Malinau mewakili Provinsi Kalimantan Utara dan berhasil meraih Juara II Nasional Lomba Teknologi Tepat Guna.
Prestasi tersebut kembali meningkat pada 2024 ketika Posyantek Karya Mandiri Desa Sempayang berhasil meraih Juara I Nasional Posyantek.
Agustinus berharap capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh peserta untuk terus berinovasi dan menghasilkan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan pernah takut untuk mencoba, karena setiap inovasi besar selalu berawal dari gagasan sederhana yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.(ags/prokompim)







