Kaltara Kedatangan Wamenhaj RI, Gubernur Zainal Pastikan Kesiapan Jamaah Haji

oleh -1455 Dilihat
oleh

TARAKAN, KaltaraAktual.com- Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menyambut kedatangan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia (RI), Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.Si., di ruang VIP Bandara Internasional Juwata Tarakan, Senin (04/05/26) pagi, dalam rangka memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah haji asal Kaltara.

Kunjungan Wamenhaj RI ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat dalam memastikan pelayanan dan penyelenggaraan ibadah haji di daerah berjalan optimal.

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wamenhaj yang turun langsung meninjau proses pelaksanaan haji di Bumi Benuanta.

Baca Juga  Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Petani Sawit, Tingkatkan Ekonomi Berkelanjutan

“Hari ini kita kedatangan tamu istimewa Wakil Menteri Haji dan Umrah yang ditugaskan untuk memantau pelaksanaan haji di Kaltara,” kata Zainal.

Ia mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan proses haji, mulai dari kabupaten/kota hingga tiba di Tarakan, berjalan dengan baik.

Gubernur Zainal menambahkan bahwa, peninjauan ini mencakup proses pemberangkatan jemaah dari Tarakan menuju Embarkasi Balikpapan.

Baca Juga  APBD Tak Terganggu, Ekonomi Rakyat Jalan! Intip Persiapan HUT Malinau dan Kesuksesan HUT Gunung Mas

“Insyaallah, besok sore rencananya kita akan melepas jemaah haji di Balikpapan,” ujarnya.

Sementara itu, Wamenhaj RI, Dahnil Anzar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara atas dukungan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Dahnil Anzar juga mengimbau agar kegiatan seremonial tidak dilakukan secara berlebihan agar tidak mengganggu waktu istirahat jemaah.

“Alhamdulillah, kan kita cuman langsung sekadar melihat dan menyapa. Saya bersama Bapak Gubernur juga hanya menyapa. Jadi, tidak banyak acara seremonial,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Zainal Resmikan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Dan Madrasah Hurrasul Aqidah

Menurutnya, waktu istirahat sangat penting bagi jemaah, mengingat setelah tiba di embarkasi masih harus menjalani sejumlah tahapan, seperti pemeriksaan kesehatan dan masa tunggu sebelum keberangkatan.

“Jadi, kami mengimbau kepada pemerintah daerah, gubernur, wali kota, bupati supaya tidak terlalu banyak acara seremonial untuk memastikan mereka bisa cukup istirahat,” pungkasnya. (dkisp)

Tinggalkan Balasan