TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Polda Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas (ZI) sekaligus menyosialisasikan Commander Wish Kapolda Kaltara 2026. Kegiatan ini digelar Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) Polda Kaltara.
Rapat tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Kamis (3/9/26). Sejumlah pihak turut hadir, termasuk perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kaltara, Baikh Dwi Tanjung selaku Asisten Muda Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan.
Selain itu, kegiatan diikuti para Kasubbagrenmin, operator Zona Integritas, serta penanggung jawab Commander Wish di lingkungan Polda Kaltara.
Pembangunan Zona Integritas menjadi salah satu upaya kepolisian membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam rapat tersebut, pembangunan ZI ditegaskan tidak boleh hanya berfokus pada kelengkapan administrasi. Program itu harus dibarengi perubahan budaya kerja serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Target akhirnya yakni mendorong satuan kerja di lingkungan Polda Kaltara meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) hingga Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
5 Fokus Commander Wish Kapolda Kaltara
Dalam kesempatan yang sama, Polda Kaltara juga menyosialisasikan Commander Wish Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto.
Ada lima fokus utama yang menjadi pedoman bagi personel Polda Kaltara dalam menjalankan tugas pada 2026.
Pertama, menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan. Kedua, membangun Polda Kaltara yang profesional, modern dan berintegritas. Ketiga, memperkuat kolaborasi untuk mendukung keamanan sekaligus pembangunan. Keempat, menghadirkan pelayanan yang cepat, humanis, responsif dan solutif. Sedangkan fokus kelima adalah menjadikan integritas sebagai kehormatan institusi.
Melalui sosialisasi tersebut, personel Polda Kaltara diharapkan tidak hanya memahami lima arahan tersebut, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam pelaksanaan tugas.
Implementasi Commander Wish juga diarahkan agar dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Polda Kaltara turut mendorong penguatan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Ombudsman, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat hingga kalangan akademisi.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung terwujudnya institusi kepolisian yang profesional dan berintegritas, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. (****)







