TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan terus mengoptimalkan fungsi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Selor sebagai pusat bongkar muat sekaligus pendataan hasil tangkapan nelayan. Langkah ini dilakukan agar potensi produksi perikanan Bulungan dapat tercatat secara lebih akurat.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Bulungan, Darmawangsa, mengatakan TPI Tanjung Selor saat ini menjadi lokasi transit dan bongkar muat ikan sebelum didistribusikan ke sejumlah daerah, seperti Tarakan, Malinau, Berau, Samarinda, hingga Jakarta.
Meski begitu, fasilitas di TPI masih terbatas dan belum dilengkapi cold storage. Karena itu, pemerintah menetapkan tarif retribusi bongkar muat yang sangat murah, yakni Rp100 per kilogram.
“Setiap bongkar ikan retribusinya Rp100 per kilo. Angka ini sangat murah karena fasilitas kita memang belum terlalu memadai. Saat ini fasilitas utamanya masih berupa dermaga untuk bongkar muat dari perahu nelayan ke darat atau ke kapal pengangkut,” kata Darmawangsa, Senin (14/9/26).
Ia menjelaskan, masih banyak penampung atau pengumpul ikan yang melakukan bongkar muat di dermaga swasta masing-masing. Kondisi tersebut membuat data produksi perikanan Bulungan belum tergambar secara menyeluruh.
Dinas Perikanan mengimbau seluruh nelayan dan penampung memusatkan aktivitas bongkar muat di TPI Tanjung Selor.
“Harapan kami seluruh nelayan dan penampung dapat membongkar ikannya di TPI. Selain untuk ketertiban, pembongkaran terpusat sangat penting agar pemerintah daerah memiliki data yang akurat mengenai total potensi hasil perikanan yang kita miliki,” ujarnya.
Menurut Darmawangsa, pendataan yang akurat akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor perikanan tangkap di Kabupaten Bulungan.
Sementara untuk menjaga kualitas ikan selama proses transit, nelayan masih mengandalkan es batu dan peti penyimpanan atau coolbox/fiber milik sendiri maupun bantuan dari Dinas Perikanan.
Selain itu, Dinas Perikanan Bulungan juga telah menyelesaikan pembangunan lapak penjualan ikan baru di kawasan TPI Tanjung Selor. Lapak tersebut dijadwalkan segera dioperasikan guna mendukung aktivitas perdagangan ikan di pusat bongkar muat tersebut. (jm/*)





