Bantuan UMKM Perikanan di Bulungan Berubah, Fokus pada Peralatan dan Rumah Produksi

oleh -1625 Dilihat
oleh

TANJUNG SELOR, Kaltaraaktual.com- Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Perikanan terus memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pengolahan hasil perikanan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni membangun rumah produksi lengkap dengan peralatan penunjang bagi pelaku usaha.

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Bulungan, Junaidi mengatakan sejak 2023 hingga September 2026 pihaknya telah membangun 12 unit rumah produksi yang diperuntukkan bagi unit pengolahan ikan di sejumlah wilayah Bulungan.

Baca Juga  Polda Kaltara Hadiri Istighosah Nasional dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H

Menurut Junaidi, keberadaan rumah produksi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kualitas produk olahan perikanan agar memiliki daya saing yang lebih baik di pasaran.

“Rumah produksi kami bangun lengkap dengan fasilitas dan peralatan produksi untuk mendukung operasional pelaku usaha pengolahan ikan,” kata Junaidi di Tanjung Selor, Senin (14/9/26).

Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak diberikan secara langsung kepada seluruh pelaku usaha. Dinas Perikanan menerapkan proses verifikasi agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima UMKM yang aktif menjalankan usahanya.

Baca Juga  Bupati Bulungan Dorong Skema Karbon Berkeadilan, PAD Naik Tanpa Korbankan Ekologi

Pelaku usaha yang menjadi prioritas, kata dia, merupakan UMKM yang telah beroperasi sedikitnya dua tahun serta memiliki laporan keuangan dan catatan volume produksi yang rutin disampaikan kepada dinas.

Selain membangun fasilitas produksi, Dinas Perikanan juga mulai mengubah pola pemberian bantuan kepada UMKM. Jika sebelumnya lebih banyak berbentuk hibah, kini bantuan diarahkan menjadi investasi aset berupa barang dan peralatan produksi.

Baca Juga  Pergantian Kapolda Kaltara Berlangsung Khidmat, Irjen Agus Wijayanto Terima Pataka Kesatuan

“Kami ingin pelaku usaha yang masih berada pada tahap perintis maupun berkembang bisa naik menjadi usaha yang maju dan mandiri. Karena itu, konsep bantuannya kami ubah menjadi penguatan aset modal usaha melalui penyediaan peralatan produksi,” ujar Junaidi.

Melalui skema tersebut, pemerintah daerah berharap UMKM pengolahan hasil perikanan di Bulungan dapat berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan nilai tambah produk, dan memperluas peluang pemasaran. (jm/*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan